Rp 5,8 Triliun Dana Talangan Tol Waskita Belum Dibayar LMAN

Kompas.com - 01/04/2019, 15:33 WIB
Direktur Utama PT Waskita Toll Road Herwidiakto di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Selasa (10/4/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKODirektur Utama PT Waskita Toll Road Herwidiakto di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Selasa (10/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Triliunan rupiah dana talangan tanah proyek pembangunan jalan tol, yang sebelumnya telah dibayarkan badan usaha jalan tol (BUJT), hingga kini belum diselesaikan pemerintah.

PT Waskita Toll Road (WTR), misalnya. Anak usaha dari perusahaan konstruksi pelat merah, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, itu hingga kini masih memiliki piutang Rp 5,8 triliun untuk pembebasan lahan yang belum dibayar pemerintah.

Direktur Utama WTR Herwidiakto mengatakan, ada delapan proyek jalan tol yang sampai detik ini belum rampung urusan pengembalian dana talangannya.

"Dengan total Rp 5,8 triliun," kata dia melalui pesan singkat kepada Kompas.com, akhir pekan lalu.

Kedelapan proyek tersebut adalah Pemalang-Batang, Cimanggis-Cibitung, Ciawi-Sukabumi, dan Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.

Berikutnya, Ngawi-Kertosono, Cibitung-Cilincing, Pasuruan-Probolinggo, dan Krian-Legundi-Bunder.

Baca juga: Begini Mekanisme Pembayaran Dana Talangan Tanah Jalan Tol

Dari total dana talangan yang belum lunas, Rp 3,3 triliun di antaranya masih dalam proses verifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sehingga belum dapat diajukan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) sebagai tagihan.

Sementara sisanya, imbuh Herwi, saat ini masih menunggu proses verifikasi dari LMAN.

"Posisi outstanding (yang belum dilunasi) di LMAN Rp 2,5 triliun. Belum dibayarkan karena LMAN masih menganggap ada dokumen yang kurang," kata dia.

Belum dibayarkannya dana talangan ini, sebut Herwi, berdampak terhadap kas perseroan. Sebab, perusahaan harus melunasi beban selisih bunga pinjaman yang lebih besar kepada perbankan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X