Inggris Uji Coba Bus Tanpa Awak

Kompas.com - 25/03/2019, 22:00 WIB
- Stagecoach-

KOMPAS.com - Inggris melakukan uji coba pertama penggunaan bus tanpa awak. Uji coba dilakukan di Manchester.

Bus ini dikendalikan secara otomatis dan dapat melakukan manuver termasuk parkir dan pindah ke area cuci.

"Ini adalah proyek yang menarik untuk menguji teknologi otomatis pada bus berukuran penun untuk pertama kalinya," ujar Chief Executive Stagecoach, Martin Griffiths.

Stagecoach telah bermitra dengan produsen bus Alexander Dennis Limited dan perusahaan teknologi Fusion Processing untuk proyek tersebut.

Proyek ini menggunakan kendaraan satu tingkat yang dapat beroperasi secara mandiri. Sistem yang digunakan adalah CAVstar dari Fusion Processing.

Baca juga: Evolusi Transportasi Massal, dari Omnibus hingga Kereta Listrik

Sistem ini terdiri dari beberapa sensor, termasuk radar, ultrasound dan kamera optik. Navigasi satelit juga digunakan untuk mendeteksi dan menghindari rintangan.

Stagecoach mengatakan bus akan menggunakan standar otomatis tingkat 4. Ini artinya, meski beroperasi secara otomatis, seorang pengemudi tetap dibutuhkan di dalam bus untuk memastikan alat transportasi ini berjalan seperti seharusnya.

Lima level mengemudi otomasi ini ditentukan oleh SAE International, sebuah asosiasi global lebih dari 128.000 insinyur.

Pada Level 5, fitur mengemudi otomatis kendaraan dapat digunakan dalam semua kondisi.

CEO Fusion Processing Jim Hutchinson, mengatakan bahwa sistem CAVstar perusahaan sekarang telah digunakan pada berbagai kendaraan, termasuk mobil listrik dengan dua tempat duduk.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X