Kompas.com - 22/03/2019, 13:05 WIB
Bangunan restoran dibuat selama enam bulan di dermaga pinggir pantai. SnohettaBangunan restoran dibuat selama enam bulan di dermaga pinggir pantai.

KOMPAS.com - Restoran bawah air pertama di Eropa dibuka pada 20 Maret 2019. Restoran ini berada di kedalaman 5 meter di bawah permukaan laut.

Dari permukaan air, bangunan restoran terlihat seperti struktur periskop yang tenggelam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bangunannya sendiri mampu menampung hingga 40 pengunjung di dalam ruangan seluas 500 meter persegi.

Melansir CNN, Jumat (22/3/2019), struktur restoran yang diberi nama Under ini dibangun dengan tiga tingkat yang menyajikan pemandangan dasar laut melalui jendela utama yang berada di area jamuan.

Jendela yang dipasang di area ini menjadi atraksi utama dengan panjang 11 meter dan lebar tinggi 4 meter.

Baca juga: Menakjubkan, Properti-properti Bawah Air Dunia

"Under adalah progres alami dari eksperimen tanpa batas kami," ujar founder Snoetta, Kjetil Traedal Thorsen.

"Di bangunan ini, Anda dapat menempatkan diri di bawah air, di bawah laut, berada di antara daratan dan lautan. Hal ini akan memberikan perspektif baru mengenai cara Anda memandang dunia," imbuh dia.

Bangunannya sendiri mempu menampung hingga 40 pengunjung di dalam ruangan seluas 500 meter persegi. Snohetta Bangunannya sendiri mempu menampung hingga 40 pengunjung di dalam ruangan seluas 500 meter persegi.
Lebih dari separuh bangunan terendam di dalam air. Sedangkan pengunjung nantinya dapat masuk ke restoran melalui jalan kaca yang menjembatani pintu masuk dengan pantai.

Bangunan restoran dibuat selama enam bulan di dermaga pinggir pantai. Setelah selesai, struktur bangunan ini kemudian ditempatkan di lokasi restoran, sejauh 183 meter dari tempat pembuatan.

Restoran ini memiliki berat hingga 2.500 ton.

Sedangkan untuk menenggelamkan struktur, beberapa kontainer yang telah terisi oleh air ditempatkan di dalam bangunan.

Seluruh struktur tersebut kemudian ditenggelamkan di dasar laut. Untuk menjaga agar posisinya tidak berubah, sebanyak 18 jangkar ditempatkan di titik-titik berbeda.

Hal ini membuat separuh dari struktur bangunan berhasil ditempatkan di dasar laut, sementara sebagian berada di permukaan.

Berada lima meter di bawah permukaan laut Norwegia, restoran yang dibangun sepanjang 36 meter ini dirancang oleh firma arsitek asal Norwegia, Snøhetta. 
MIR and Snøhetta Berada lima meter di bawah permukaan laut Norwegia, restoran yang dibangun sepanjang 36 meter ini dirancang oleh firma arsitek asal Norwegia, Snøhetta.
Struktur yang berada di atas air berguna sebagai pintu masuk pengunjung yang dilengkapi dengan jembatan kaca untuk menghubunkan bangunan dengan daratan.

Bangunan restoran terbuat dari material reinforced concrete yang mampu bertahan dalam cuaca ekstrim.

"Masalah utama adalah tekanan air karena kami berada di kedalaman 5 meter di bawah air, namun tantangan terbesar adalah ombak. Angin dan ombak sangat ekstrim di sini," kata Thorsen.

Untuk mengatasi hal itu, struktur bangunan dirancang melengkung dengan dinding setebal 50 sentimeter.

Sementara jendela kaca di dalam ruangan restoran terbuat dari bahan akrilik dengan ketebalan 30 sentimeter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.