Canggih, Jemuran Pakaian Dikendalikan “Remote Control”

Kompas.com - 16/03/2019, 19:06 WIB
Alat penjemur pakaian Wellex Drying Rack tipe otomatis menggunakan remote control. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAAlat penjemur pakaian Wellex Drying Rack tipe otomatis menggunakan remote control.

JAKARTA, KOMPAS.com – Selama ini kita mengenal jemuran pakaian bermaterialkan aluminium, dan baja nirkarat atau stainless steel.

Bahkan, di kampung-kampung masih banyak yang menjemur pakaiannya di tali yang terentang dari satu patok kayu ke patok lainnya.

Namun, alat penjemur pakaian yang satu ini termasuk canggih karena bisa dioperasikan secara otomatis menggunakan remote control. Nama jemuran ini adalah Wellex Drying Rack.

Dari metode instalasinya, alat ini terdiri dari empat tipe, bisa ditempatkan di langit-langit rumah, dinding, jendela, dan bagian rumah lain.

Baca juga: Mahasiswa Ukrida Ciptakan Alat Uji Bangunan Tahan Gempa

Menurut Product Specialist Wellex Brian Kim, alat ini berasal dari Korea Selatan (Korsel). Asal-usul diciptakannya jemuran ini karena warga Korsel tinggal di apartemen sehingga mereka tidak mempunyai cukup tempat untuk menjemur pakaiannya.

“Banyak orang di Korsel itu tinggal di apartemen atau bangunan vertikal, mereka cuma punya area yang terbatas untuk menjemur pakaian. Makanya mereka menjemurnya di langit-langit, jadi tidak perlu di luar atau halaman rumah,” ujar Kim kepada Kompas.com di Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Alat penjemur pakaian Wellex Drying Rack tipe manual yang dipasang di dinding.
KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEA Alat penjemur pakaian Wellex Drying Rack tipe manual yang dipasang di dinding.

Khusus untuk alat yang dipasang di langit-langit, tersedia tipe manual yang dioperasikan menggunakan tali pengerek dan tipe otomatis yang dioperasikan menggunakan remote control.

Cara itu memungkinkan penggunanya bisa menyesuaikan ketinggian jemuran sesuai jenis pakaian yang digantung.

Harganya bervariasi mulai dari Rp 1,1 juta untuk tipe manual sampai Rp 4,6 juta untuk tipe otomatis.

“Ini semua dibuat di Korsel. Harganya berbeda-beda, tergantung jenisnya,” imbuh Kim.

Dia mengungkapkan, produk ini baru pertama kali dipasarkan di Indonesia melalui pameran Megabuild Indonesia 2019 yang digelar di Jakarta Convention Center pada 14 sampai 17 Maret 2019.

Di negara asalnya, Brian mengklaim perusahaannya menguasai antara 20 sampai 30 persen penjualan. Ada 5 atau 6 perusahaan lain yang memproduksi barang sejenis, baik tipe manual maupun otomatis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Hunian
Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Berita
Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Berita
Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Perkantoran
Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Berita
Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Berita
Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Berita
Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Ritel
Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Berita
Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Berita
Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

Berita
Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Berita
Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Berita
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X