Kompas.com - 16/03/2019, 16:41 WIB
Alat penguji bangunan tahan gempa karya Ukrida Science Center. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAAlat penguji bangunan tahan gempa karya Ukrida Science Center.


JAKARTA, KOMPAS.com - Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida), Jakarta, berhasil menciptakan alat penguji bangunan tahan gempa.

Fungsi alat ini untuk menguji kekuatan suatu bangunan terhadap guncangan gempa bumi, baik tektonik maupun vulkanik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Prinsip kerjanya yaitu menempatkan maket bangunan di atasnya. Setelah maket itu dipasang dan disambungkan, kemudian alat tersebut digoyang ke berbagai arah layaknya goyangan gempa.

"Cara kerjanya dengan menggoyang maket bangunan itu ke sana-sini. Dari situ kami uji seberapa kuat bangunan itu tahan gempa," ujar Rido Imanuel Zebua, mahasiswa Teknik Sipil Ukrida, saat ditemui Kompas.com dalam suatu pameran di Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Baca juga: Ragam Inovasi Material Bangunan 2018

Dia mengatakan, alat itu akan terus menggoyang maket bangunan tersebut sampai nantinya roboh.
Setelah itu baru diketahui seberapa kuat bangunan itu terhadap goyangan gempa.

"Misalnya gempa 5,1 magnitudo, masih kuat atau enggak. Kalau misalnya belum roboh, kami naikkan lagi frekuensinya sampai bangunan ini roboh. Kalau sudah roboh, baru dikalibrasikan ke skala Richter sampai diketahui kekuatannya," jelas Rido.

Menurut dia, alat ini sanggup menguji kekuatan gempa sampai 12,1 magnitudo.

Namun, dia mengungkapkan, sampai saat ini alat yang diproduksi oleh Ukrida Science Center tersebut belum memiliki nama resmi.

"Kami menyebutnya alat uji bangunan tahan gempa, belum ada nama resminya. Jadi yang diuji maket rumah, gedung, dan bangunan lain," imbuhnya.

Rido mengaku alat ini pernah mengikuti kompetisi antar-perguruan tinggi di Indonesia pada periode 2013-2014. Hasilnya cukup menggembirakan, yaitu berhasil menduduki peringkat ketiga.

Setelah itu, alat tersebut diikutsertakan dalam ajang kompetisi internasional pada periode yang sama dan berhasil meraih posisi kedelapan.

"Waktu itu seleksi dari seluruh Indonesia yang diadakan pemerintah, senior saya yang ikut. Kami satu-satunya kampus swasta, yang lain ITB dan UGM," ucapnya.

Saat ini alat itu sedang dalam proses diperkenalkan kepada pemerintah, termasuk ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genjot Kualitas Furnitur, Ada Diskon Pembelian Mesin Peralatan

Genjot Kualitas Furnitur, Ada Diskon Pembelian Mesin Peralatan

Berita
Inilah 5 Infrastruktur Terbesar di Asia-Pasifik, IKN Indonesia Salah Satunya

Inilah 5 Infrastruktur Terbesar di Asia-Pasifik, IKN Indonesia Salah Satunya

Berita
PHRI Jakarta Tolak Program Sertifikasi CHSE Kemenparekraf, Ini Alasannya

PHRI Jakarta Tolak Program Sertifikasi CHSE Kemenparekraf, Ini Alasannya

Hotel
Ini Deretan Hotel Mewah yang Didesain Perancang Busana (I)

Ini Deretan Hotel Mewah yang Didesain Perancang Busana (I)

Hotel
Rumah Anda Sempit? Ini 8 Cara Membuatnya Lebih Lega dan Nyaman

Rumah Anda Sempit? Ini 8 Cara Membuatnya Lebih Lega dan Nyaman

Umum
[POPULER PROPERTI] Tahun 2022 Tuntas, Pembebasan Lahan Tol Cijago Baru 80 Persen

[POPULER PROPERTI] Tahun 2022 Tuntas, Pembebasan Lahan Tol Cijago Baru 80 Persen

Berita
Konstruksi Tuntas, Arena Dayung Dimanfaatkan Atlet PON Papua Latihan

Konstruksi Tuntas, Arena Dayung Dimanfaatkan Atlet PON Papua Latihan

Berita
Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Apartemen
Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Berita
Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak 'Open Traffic' Minggu Ini

Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak "Open Traffic" Minggu Ini

Berita
50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

Berita
Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

Berita
Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Konstruksi
Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Terpanjang di Indonesia, 585 Batang Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung Siap Dipasang

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.