Dengan Sertifikat, Gaji Tenaga Kerja Konstruksi Bisa 1,5 Kali UMR

Kompas.com - 12/03/2019, 20:31 WIB
Sekitar 6.000 tenaga kerja terampil dan ahli menerima sertifikat keahlian yang akan diberikan Presiden Joko Widodo di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019). Mereka merupakan perwakilan 16.000 tenaga kerja dari Jakarta, Jawa Barat dan Banten yang menerima sertifikat keahlian pada hari ini. Kompas.com/DANI PRABOWOSekitar 6.000 tenaga kerja terampil dan ahli menerima sertifikat keahlian yang akan diberikan Presiden Joko Widodo di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019). Mereka merupakan perwakilan 16.000 tenaga kerja dari Jakarta, Jawa Barat dan Banten yang menerima sertifikat keahlian pada hari ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sertifikasi keahlian dinilai memberikan manfaat besar bagi para pekerja konstruksi.

Selain untuk memastikan keterampilan yang dimiliki setiap orang, juga untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dengan mengantongi sertifikat keahlian, seorang pekerja konstruksi dapat mengantongi penghasilan 1,5 kali lipat upah minimum regional (UMR).

"Seperti di DKI, UMR-nya sekitar Rp 3,9 juta. Kalau dia punya sertifikat, dia bisa dapat 1,5 kali UMR. Dia diakui kompetensinya dan mendapatkan income lebih besar," kata Basuki di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Fauzan Putra Menangis Usai Dihadiahi Pekerjaan oleh Jokowi

Hingga kini, jumlah tenaga kerja yang telah memiliki sertifikat baru 7,4 persen dari total 8,3 juta tenaga kerja konstruksi di seluruh Indonesia.

Tahun ini, pemerintah menargetkan 512.000 tenaga kerja konstruksi dapat tersertifikasi. Sampai pertengahan Maret 2019, yang telah tersertifikasi baru mencapai 49.000 orang.

Proses sertifikasi itu sendiri, sebut dia, bervariasi tergantung dari pengalaman yang telah dimiliki masing-masing pekerja.

"Kalau sudah pengalaman tidak perlu pelatihan. Tadi kan ada yang sudah lulus SMK, Itenas, ada pekerja," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 16.000 sertifikat bagi tenaga kerja kerja terampil dan ahli di bidang konstruksi di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Dari jumlah tersebut, 13.900 tenaga terampil dan 2.100 tenaga ahli.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X