Ini Rentetan Bisnis Konstruksi Donald Sihombing

Kompas.com - 07/03/2019, 17:34 WIB
Direktur Utama PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) Donald Sihombing KOMPAS.com/ACHMAD FAUZIDirektur Utama PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) Donald Sihombing

JAKARTA, KOMPAS.com - Forbes kembali merilis daftar orang-orang paling kaya dunia termasuk Indonesia. Dalam daftar terbarunya, terselip nama Donald Sihombing.

Donald menempati peringkat 14 dalam daftar orang terkaya di Indonesia dan peringkat 1.605 dalam daftar miliarder dunia. Menurut Forbes, kekayaan Donald mencapai 1,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 19,8 triliun.

Pria berusia 60 tahun ini merupakan pendiri sekaligus direktur utama PT Totalindo Eka Persada Tbk. yang bergerak di bidang jasa konstruksi.

Di perusahaan ini, Donald merupakan pemegang saham terbesar Totalindo dan memiliki 74 persen saham perseroan.

Baca juga: Siapa Raja Properti Tanah Air?

Melansir Kontan, perusahaan konstruksi yang sudah berdiri sejak 1995 tersebut banyak membangun konstruksi skala besar.

Salah satunya adalah pembangunan mal dan kondominium Taman Anggrek. Selain itu, Totalindo berhasil menyelesaikan konstruksi Hotel Mulia dan Senayan Jakarta dalam waktu enam bulan.

Ada pula Kalibata City, Grand Indonesia West Mall, Mall Taman Anggrek, hingga Capital Place & Four Season.

Portofolio perusahaan juga semakin beragam yang meliputi pembangunan rusun dan fasilitas publik yang meliputi Rusun KS Tubun, Rusun Nagrak Tower 1-5, Rusun Penggilingan Pulogebang, hingga Jembatan Siak Indrapura.

Mengutip situs perusahaan, saat ini Totalindo sedang mengerjakan beberapa proyek konstruksi antara lain Podomoro City Deli Medan oleh pengembang Agung Podomoro Land, lalu Sedayu City oleh Agung Sedayu Group, Apartemen Puri Mansion, Grand Cut Meutia Tower A, dan masih banyak lagi.

Plaza Indonesia ExtensionKahfy Yudha Plaza Indonesia Extension
Totalindo juga mengerjakan proyek pemerintah dengan skema joint venture dengan PD Pembangunan Sarana Jaya.

Proyek tersebut antara lain pengembangan Transit Oriented Development (TOD) Lebak Bulus. Dalam catatan Kompas.com, pengembangan senilai Rp 3 triliun tersebut Totalindo memegang porsi 49 persen sedangkan PD Pembangunan Sarana Jaya sebesar 51 persen.

Kemudian proyek pembangunan Rumah DP Rp 0 Klapa Village di mana PD Pembangunan Sarana Jaya berperan sebagai penanggung jawab program dan PT Totalindo Eka Persada sebagai kontraktor pembangunan.

Selain itu, kerja sama dengan pemerintah juga dilukan dalam proyek Ged Twin Tower Asrama Jawa Barat dan Rusunawa DIY.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X