Zurich Indonesia Luncurkan "Kampung Bersahaja"

Kompas.com - 06/03/2019, 21:00 WIB
Zurich Indonesia secara resmi meluncurkan program Kampung Zurich Bersahaja di Kampung Dadap, Mauk, Tangerang, Rabu (6/3/2019). Dokumentasi Zurich IndonesiaZurich Indonesia secara resmi meluncurkan program Kampung Zurich Bersahaja di Kampung Dadap, Mauk, Tangerang, Rabu (6/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Zurich Indonesia secara resmi meluncurkan program “Kampung Zurich Bersahaja”, Rabu (6/3/2019).

Ini merupakan program pemberdayaan komunitas yang ditujukan untuk mendukung pembangunan masyarakat melalui lingkungan yang bersih, sehat, dan sejahtera (bersahaja).

Director of Zurich Insurance Indonesia Wirahadi Suryana mengatakan, asuransi sangat erat kaitannya dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

"Kami baik secara global maupun regional sangat serius dalam menjalankan berbagai program community investment  di mana pun kami berada," kata Wirahadi dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com.

Dia menuturkan, investasi komunitas ini terbangun melalui inisiasi pemberdayaan yang berkelanjutan, dengan berbagi keahlian serta kemampuan untuk membantu menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih tangguh.

Baca juga: Meleset dari Target, Akses Air Bersih Baru 72 Persen

Setelah melalui proses pertimbangan dan identifikasi yang matang, program ini akan dijalankan di Kampung Dadap, Mauk, Tangerang.

"Secara holistik, program akan berfokus pada tiga pilar, yaitu kesehatan melalui pembangunan rumah layak huni dan sanitasi, pendidikan, serta kewirausahaan,“ tambah Wirahadi.

Agar mampu menciptakan manfaat yang lebih besar dan berkelanjutan bagi komunitas yang disasar, Zurich menggandeng Habitat for Humanity Indonesia (Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia).

National Director of Habitat for Humanity Indonesia Susanto menjelaskan, kesehatan, rumah layak huni, sanitasi, serta ketersediaan air yang memadai merupakan hal-hal dasar dalam kehidupan masyarakat.

“Kami dan Zurich Indonesia percaya bahwa ketiga hal tersebut merupakan salah satu pendukung utama dalam menciptakan ekonomi yang berkelanjutan serta kualitas hidup yang lebih baik," tambah Susanto.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setiap Hari, Empat Korban Covid-19 Dimakamkan di San Diego Hills

Setiap Hari, Empat Korban Covid-19 Dimakamkan di San Diego Hills

Kawasan Terpadu
Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Pelindo Ajak Investor Bangun Industri di Kualatanjung

Konstruksi
Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun 'Little Singapore' di Tangerang

Investasi Rp 450 Miliar, Pengembang Ini Bangun "Little Singapore" di Tangerang

Perumahan
Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Ini Teknologi Pereduksi Kerusakan Infrastruktur Layang Saat Gempa

Konstruksi
Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Fakta Seputar Tol Pekanbaru-Dumai yang Dilengkapi Terowongan Gajah

Konstruksi
Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode 'Dynamic Compaction'

Berpotensi Likuefaksi, Jalan di Bandara YIA Dibangun dengan Metode "Dynamic Compaction"

Konstruksi
Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Kabar Terbaru Tol Akses Pelabuhan Patimban, Finalisasi Kelayakan Bisnis

Konstruksi
Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Bersama China, BMKG Kembangkan 3 Sistem Baru Deteksi Gempa dan Tsunami

Berita
Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Jumat Besok, Tol Pekanbaru-Dumai 131 Kilometer Diresmikan Jokowi

Konstruksi
BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

BMKG Manfaatkan IoT dalam Mendeteksi Tsunami, Begini Cara Kerjanya

Berita
Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Kementerian ATR/BPN Berhasil Mendaftarkan 24 Juta Bidang Tanah

Berita
Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Lokakarya Megastruktur dan Infrastruktur Tahan Gempa Resmi Digelar

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

[POPULER PROPERTI] Proyek Infrastruktur Harus Berlanjut di Tengah Ancaman Resesi

Berita
Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Oktober 2020, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap Layani Arus Logistik

Konstruksi
Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Hong Kong Kingland Buka Kampus Universitas Sahid, Bidik 300 Mahasiswa

Apartemen
komentar di artikel lainnya
Close Ads X