Kompas.com - 03/03/2019, 15:31 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.

Mengetahui apa yang Anda inginkan akan menentukan waktu yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Hal itu juga memengaruhi bentuk investasi apa yang Anda cari.

Misalnya, jika tujuan Anda adalah untuk mendapatkan pengembalian dalam waktu singkat, tentunya akan disertai dengan biaya yang lebih tinggi dan lebih berisiko.

3. Gunakan pinjaman sesuai kemampuan

Hindarilah menggunakan pinjaman yang berlebihan dari bank, apalagi yang mensyaratkan adanya agunan.

Supaya aman, nilai pinjaman itu harus dibatasi maksimal 50 persen dari kemampuan keuangan Anda untuk membeli properti.

Jangan sampai karena nantinya Anda tidak mampu membayar pinjaman itu sehingga harus dijual kembali, apalagi jika harganya jadi lebih murah.

Maka dari itu, sesuaikan kondisi finansial Anda dengan nilai pinjaman tersebut sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Mulai dari yang kecil

Jika Anda sungguh-sungguh berkomitmen untuk berinvestasi di suatu proyek properti yang dikerjakan oleh pengembang, cari tahu latar informasi sebanyak mungkin tentang pengembang itu.

Pastikan itu pengembang yang bonafid, bisa dipercaya, dan produknya berkualitas. Salah satunya yaitu pengembang itu merupakan pemilik dan pengelola langsung proyek tersebut sehingga Anda memiliki lebih banyak pilihan, misalnya dalam cara pembayaran dan desain properti yang diinginkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Work Space
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X