S&P Naikkan Rating Pakuwon Jadi BB

Kompas.com - 02/03/2019, 13:27 WIB
Supermall Pakuwon Indah, Surabaya, Jawa Timur.www.acset.co Supermall Pakuwon Indah, Surabaya, Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga pemeringkat Standard & Poors (S&P) Global Ratings mengeluarkan laporan terbarunya.

Dalam laporan tersebut, peringkat PT Pakuwon Jati Tbk naik dari B+ pada Desember 2014 menjadi BB pada Februari 2019. Perusahaan juga mendapat outlook stabil.

"Peringkat emiten berkode PWON tersebut naik berkat kondisi keuangannya yang terus membaik," rilis S&P.

Tercatat pendapatan bersih perusahaan pada kuartal III-2018 sebesar Rp 5,229 triliun atau naik 19 persen dari tahun sebelumnya senilai Rp 4,394 triliun.

Pendapatan tahun 2018 diperoleh dari dua sumber, yaitu recurring revenue sebanyak 49 persen dan development revenue 51 persen.

Baca juga: Rating Tiga Pengembang Raksasa Indonesia Anjlok

Jumlah recurring revenue perusahaan pada 2018 mencapai Rp 2,562 triliun, meningkat 19,1 persen dari tahun 2017 sebesar Rp 2,151 triliun.

Lebih lanjut, pengembang yang dirintis Alexander Tedja itu memperoleh laba komprehensif pada kuartal III tahun 2018 sebesar Rp 2.002 miliar atau lebih dari Rp 2 triliun.

Angka ini merupakan peningkatan 30 persen dari kuartal III tahun 2017 yang besarnya Rp 1,538 triliun.

Mengutip Kontan, hingga akhir September 2018, PWON menargetkan pra-penjualan Rp 2,26 triliun atau perolehan selama sembilan bulan terakhir masih 65,38 persen.

PWON memiliki cadangan lahan seluas 439,3 hektar yang terdapat di Jakarta dan Surabaya. Rinciannya 6,5 hektar di Kota Kasablanka, 1,9 hektar di Gandaria City, 4,5 hektar di Kawasan TB Simatupang, 11 hektar di Daan Mogot Jakarta Barat dan 3,6 hektar di Bekasi.

Kemudian, 3,2 hektar di kawasan Tunjungan City, 211,6 hektar di Pakuwon City Township, 21,5 hektar di sekitar Pakuwon City, 162,9 hektar di Grand Pakuwon Township, 3,9 hektar di Pakuwon Mall, 1,8 hektar di Royal Plaza dan 6,9 hektar di sekitar Grand Pakuwon.

Sementara tahun ini, PWON mengarap empat proyek di pusat perbelanjaan mal. Direktur Keuangan Pakuwon Jati, Minarto Basuki, menyebutkan, empat proyek mal yang akan dilakukan perusahaan tahun ini meliputi pembangunan dan renovasi.

Untuk pembangunan mal, perusahaan ini sedang melakukan Pembangunan PM Mall Phase 4 (Design Center) dan pembangunan EastCoast Mall extention.

Sedangkan untuk renovasipusat perbelanjaan yang dilakukan yaitu di Blok M Plaza Jakarta dan Royal Plaza Surabaya.

Sedangkan untuk target renovasi mal perusahaan, Minarto berharap untuk Blok M Plaza Jakarta dapat selesai Juni nanti lantaran proyeknya telah dilakukan sejak tahun 2017 lalu.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X