Kondisi Jalan Pulau Adonara Tak Kalah Mulus dengan Jakarta

Kompas.com - 28/02/2019, 12:29 WIB
Ruas jalan nasional di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini kondisinya telah mulus. Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comRuas jalan nasional di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini kondisinya telah mulus.

LARANTUKA, KOMPAS.com - Kondisi aktual ruas jalan nasional di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), sangat mulus. Tak kalah dengan sjumlah jalan di ibu kota Jakarta.

Akses ke sejumlah daerah penghasil tanaman pertanian, perkebunan, dan tempat wisata, serta pelabuhan penyeberangan di pulau itu, kini bisa ditempuh dengan cepat dan lancar.

Jalan bebas biaya alias gratis itu dibangun oleh Pemerintah Pusat, melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 6.6 Pulau Adonara Pulau Lembata Umar Adhi Rakhman mengatakan, ruas jalan nasional yang sudah dituntaskan di wilayahnya sepanjang 51 kilometer.

Baca juga: Meski Dilanda Longsor, Konstruksi Sabuk Merah Perbatasan Jalan Terus

Ruas jalan nasional di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini kondisinya telah mulus.Sigiranus Marutho Bere/Kompas.com Ruas jalan nasional di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini kondisinya telah mulus.
Menurut Umar, jalan tersebut melintasi sejumlah kecamatan di Pulau Adonara yakni Kecamatan Wotan Ulumadu, Adonara Barat, Klubagolit, Witihama dan Ile Boleng.

Jalan long segment  ini terbagi dalam dua ruas jalan yakni ruas jala Wailebe-Simpang Sagu sepanjang 38,4 kilometer, yang melintasi Wotan Ulumadu, Adonara Barat dan Klubagolit.

Kemudian ruas jalan Simpang Sagu-Simpang Witihama-Deri (Pelabuhan ASDP) sepanjang 13,7 kilometer yang melintasi Kecamatan Klubagolit, Witihama dan Ile Boleng.

"Pembangunannya dimulai sejak tahun 2015 hingga 2018. Rencananya untuk tahun 2019 ini, akan ada rehabilitasi minor, sejauh 13 kilometer, dengan pagu anggaran sebesar Rp 27,6 miliar," ucap Umar kepada Kompas.com, di Larantuka, Selasa (26/2/2019).

Ruas jalan nasional di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini kondisinya telah mulus.Sigiranus Marutho Bere/Kompas.com Ruas jalan nasional di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini kondisinya telah mulus.
Dari total 51 kilometer panjang jalan nasional di Adonara, terdapat 7,6 kilometer badan jalan yang sesuai dengan standard jalan nasional yakni 11 meter.

Sedangkan sisanya dirancang dengan ukuran badan jalan antara 7,5 sampai 8 meter.

"Kami berharap, ke depannya keseluruhan badan jalan ini dibuat mengikuti standard nasional yakni 11 meter," ucap Umar.

Selain jalan, dibangun juga 20 unit jembatan. Tiga unit di antaranya dalam kondisi harus segera diganti, karena lebarnya tidak representatif sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Jalan di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT.Sigiranus Marutho Bere/Kompas.com Jalan di Pulau Adonara, Flores Timur, NTT.
Tiga unit jembatan itu yakni Jembatan Bliko, Waigoa dan Waiblaha.

"Dengan kondisi jalan yang sudah mulus ini, masyarakat makin mudah membawa dan menjual hasil bumi, sehingga ekonomi masyarakat bisa berkembang," tuntas Umar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X