Denmark Bangun Lereng Ski Buatan

Kompas.com - 19/02/2019, 11:52 WIB
Bagian lereng ski dilapisi dengan karpet khusus yang dapat memperlancar aktivitas bermain ski. 
Rasmus HjortshøjBagian lereng ski dilapisi dengan karpet khusus yang dapat memperlancar aktivitas bermain ski.

KOMPAS.com - Pusat pengolahan limbah energi di Copenhagen, Denmark, memiliki sebuah arena permainan ski pada bagian atapnya. Lereng ski buatan ini merupakan bagian dari pusat aktivitas Copenhill.

Ide untuk mengubah atap pusat pengolahan limbah ini datang dari firma Bjarke Ingels Group (BIG). Bahkan Time Magazine pernah memasukkan ide ini masuk ke dalam daftar 50 inovasi terbaik pada 2011.

Baca juga: Atap Ekor Burung Walet, Lambang Kemakmuran Warga Tionghoa

Fasad bangunan dilapisi dengan alumunium yang nantinya dapat ditanami dengan tumbuhan hijau.

Sementara bagian lereng ski dilapisi dengan karpet khusus yang dapat memperlancar aktivitas bermain ski.

Selain itu, pusat pengolahan limbah ini akan dilengkapi dengan trek pendakian gunung, area pandang, serta arena panjat tebing setinggi 85 meter. Rasmus Hjortshøj Selain itu, pusat pengolahan limbah ini akan dilengkapi dengan trek pendakian gunung, area pandang, serta arena panjat tebing setinggi 85 meter.

"Tidak ada yang pernah mengerjakan hal ini sebelumnya," ujar Project Manager Patrick Gustafsson.

Jika pembangunannya rampung, lereng yang dibuat sepanjang 400 meter tersebut akan membentang dari atas bangunan setinggi 90 meter. Pada bagian tengah lintasan terdapat belokan 180 derajat.

"Atapnya sangat curam, sbenarnya sangat curam untuk lereng ski. Atap ini memiliki kemiringan hingga 45 persen," ujar Gustafsson.

Selain itu, pusat pengolahan limbah ini akan dilengkapi dengan trek pendakian gunung, area pandang, serta arena panjat tebing setinggi 85 meter.

- Rasmus Hjortshøj -

Bagi pengunjung yang tidak ingin terlibat dengan berbagai aktivtas tersebut, bisa menikmati taman yang dirancang oleh SLA Architects.

Meski baru terpasang separuh, namun perusahaan telah menguji coba tempat ini sebelum dibuka secara resmi pada Mei mendatang.

Pusat pengolahan limbah menjadi energi ini telah beroperasi sejak Maret 2017. Gedung ini dibangun untuk menggantikan bangunan lama fasilitas pengolahan limbah lama yang sudah beroperasi lebih dari 40 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X