Jokowi Singgung Prabowo Kuasai Lahan Seluas 340.000 Hektar

Kompas.com - 17/02/2019, 21:53 WIB
Calon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo menjelaskan visi misinya saat Debat Kedua Calon Presiden di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOCalon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo menjelaskan visi misinya saat Debat Kedua Calon Presiden di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kandidat presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, dalam dua tahun terakhir, pemerintah telah memberikan konsesi lewat perhutanan sosial.

Lahan tersebut diberikan kepada masyarakat adat untuk hak ulayat, petani, dan nelayan.

"Pembagian yang tadi sudah saya sampaikan hampir 2,6 juta hektar adalah memang agar produktif, dan sekaligus kita tidak memberikan kepada yang gede-gede" ujar Jokowi dalam debat capres ke II di Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Namun dalam sesi tersebut, Jokowi juga menyinggung kepemilikan lahan milik calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Kalimantan Timur (Kaltim), dan Aceh Tengah dengan jumlah akumulasi 340.000 hektar.

Baca juga: Dua Tahun, Jokowi Bagikan 12 Juta Sertifikat Tanah

"Pak Prabowo memiliki lahan sangat luas di Kalimantan Timur, sebesar 220.000 hektar. Juga di Aceh Tengah 120.000 hektar," ungkap Jokowi.

"Saya hanya ingin menyampaikan bahwa pembagian seperti ini tidak dilakukan pas pemerintahan saya," pungkas Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Visi Misi Capres-Cawapres Bidang Infastruktur

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X