Pengelola Tol Cipali Bidik "Revenue" Rp 2 Triliun Tahun Ini

Kompas.com - 16/02/2019, 23:37 WIB
 Sejumlah kendaraan arus balik melintas ruas Tol Cipali kilometer 188 di jalur Jakarta menuju Jawa Tengah Rabu petang (20/6/2018). KOMPAS.COM / Muhamad Syahri Romdhon Sejumlah kendaraan arus balik melintas ruas Tol Cipali kilometer 188 di jalur Jakarta menuju Jawa Tengah Rabu petang (20/6/2018).

JAKARTA, KOMPAs.com - PT Lintas Marga Sedaya (LMS), pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), menargetkan perolehan pendapatan atau revenue tahun 2019 senilai Rp 2 triliun.

Vice President Director PT LMS Firdaus Aziz mengungkapkan hal itu kepada Kompas.com, Sabtu (16/2/2019) malam. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Target ini lebih besar ketimbang pencapaian tahun 2018 lalu sejumlah Rp 1,4 triliun," ujar Firdaus.

Kontribusi terbesar masih dari transaksi jalan tol, sementara pendapatan dari transaksi non-jalan tol masih berkisar satu digit.

Termasuk pendapatan dari rest area atau tempat istirahat (TI) yang menyumbang sekitar 1,2 persen. 

Firdaus optimistis target pendapatan tahun ini dapat tercapai, menyusul pertumbuhan lalu lintas harian rata-rata (LHR) jalan tol sepanjang 116,75 kilometer ini yang menunjukkan tren meningkat.

Baca juga: Fakta Soal Tol Cipali yang Diklaim Sandiaga Tak Pakai Utang

LHR pada Januari 2019 tercatat 49.000 kendaraan. Angka ini meningkat 11 persen dibanding LHR periode yang sama tahun 2018 lalu (year on year).

Yang menggembirakan, imbuhnya, terjadi pertumbuhan signifikan sebesar 20 hingga 40 persen dari kendaraan Golongan II hingga V yang melintasi Tol Cipali.

"Kendaraan Golongan I memang masih mendominasi yakni 83 persen, sisa 17 persen adalah moda angkutan logistik," jelas Firdaus.

Perbaikan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.