Rumah yang Bisa Bikin Awet Muda Dijual Rp 20,89 Miliar

Kompas.com - 08/02/2019, 16:00 WIB
Bioscleave House Brown Harris Stevens Bioscleave House

KOMPAS.com - Sebuah rumah warna-warni di kawasan East Hampton, New York dijual dengan harga 1,49 juta dollar AS atau senilai Rp 20,89 miliar.

Rumah yang dijuluki Bioscleave House ini dikenal akan desainnya yang dianggap aneh dan tidak normal.

Uniknya, rancangan tak biasa ini bertujuan untuk mengembalikan ingatan masa muda dan bahkan dianggap mampu memperlambat penuaan.

Baca juga: Unik, Resor di Lombok Dibalut Kayu Jati Hangus

Hunian ini dirancang oleh arsitek Jepang, Shusaku Arakawa dan istrinya, Madeline Gins dan merupakan rancangan pertama mereka di Amerika Serikat.

Mereka ingin melawaan kefanaan atau memperpanjang usia. Mereka bahkan yakin bahwa desain yang diciptakan mampu membuat orang-orang memanfaatkan tubuhunya dengan cara yang tak biasa, menantang keseimbangan, dan meningkatkan imun tubuh.

Hunian unik ini dirancang oleh arsitek Jepang, Shusaku Arakawa dan istrinya, Madeline Gins.Brown Harris Stevens Hunian unik ini dirancang oleh arsitek Jepang, Shusaku Arakawa dan istrinya, Madeline Gins.

Sesuai tujuannya, hasil karya pasangan suami istri tersebut memang didesain dengan nuansa ceria.

Sebanyak 52 warna mencolok terlihat menghiasi struktur yang terbuat dari empat buah ruangan persegi panjang.

Baca juga: Tahun Ini, Kita Bisa Menyaksikan 12 Bangunan Paling Unik di Dunia

Keunikan lain ada pada tiang yang disediakan di seluruh area rumah. Menurut Arakawa, keberadaan tiang ini diharapkan dapat membuat penghuninya lebih sadar akan tubuh mereka.

Sementara lantai rumah dirancang bergelombang dan hanya menyisakan beberapa bagian datar.

Arsitek surealis macam Gins, Arakawa, maupun Duchamp memang sering merancang lantai bergelombang atau dengan batu-batu besar dengan hanya beberapa bidang datar untuk membuat penghuninya merasa sedikit tidak nyaman.

Dengan rumah ini, mereka ingin melawaan kefanaan atau memperpanjang usia. Brown Harris Stevens Dengan rumah ini, mereka ingin melawaan kefanaan atau memperpanjang usia.

Pasangan ini bertemu pada 1963 dan tinggal di hunian dengan desain yang artistik dan tidak biasa. Bersama, mereka menulis buku berjudul Architectural Body.

Dalam buku tersbeut, mereka mengenalkan istilah bioscleave yang berarti cara tubuh menguasai atau menggantungkan diri pada lingkungannya.




Close Ads X