Ada Jalan Tol, Manado-Bitung Cuma 30 Menit

Kompas.com - 06/02/2019, 10:13 WIB
Jalan Tol Manado-Bitung Dok. Kementerian PUPRJalan Tol Manado-Bitung

Pembangunan ruas tol ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), yang bertujuan mendorong pemerataan hasil pembangunan dan mengurangi biaya logistik produk ekspor dari Kota Manado ke Pelabuhan Internasional BitungDok. Kementerian PUPR Pembangunan ruas tol ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), yang bertujuan mendorong pemerataan hasil pembangunan dan mengurangi biaya logistik produk ekspor dari Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung sepanjang 39,9 kilometer.

Jalan Tol Manado-Bitung didesain dua seksi yaitu, Seksi 1 dari Ring Road Manado-Sukur-Air Madidi sepanjang 14 kilometer yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR.

Dari 14 kilometer tersebut, sepanjang 7 kilometer di Seksi 1A akan selesai pada Juli 2019, sementara 7 kilometer di Seksi 1B saat ini dalam tahap konstruksi dengan progres sebesar 83,9 persen. Seksi 1B ini ditargetkan selesai pada April 2019.

Sementara biaya konstruksi porsi pemerintah sebesar Rp 3 triliun. Biaya ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan tingkat kelayakan investasi jalan tol.

Baca juga: Selama Fungsional, 11.875 Kendaraan Lintasi Tol Manado-Bitung

Sedangkan untuk Seksi 2 dari Air Madidi-Bitung sepanjang 25 kilometer dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasa Marga Manado Bitung, dengan progres per Januari 2019 sebesar 32 persen.

Dari 14 kilometer tersebut, sepanjang 7 kilometer di Seksi 1A akan selesai pada April 2019Dok. Kementerian PUPR Dari 14 kilometer tersebut, sepanjang 7 kilometer di Seksi 1A akan selesai pada April 2019
Pembangunan ruas tol ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), yang bertujuan mendorong pemerataan hasil pembangunan dan mengurangi biaya logistik produk ekspor dari Kota Manado ke Pelabuhan Internasional Bitung, sebagai pelabuhan ekspor andalan di Provinsi Sulawesi Utara.

Selain itu, keberadaan tol ini juga akan menunjang pengembangan Bitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Kehadiran tol pertama di Sulawesi Utara ini akan memangkas waktu tempuh dari Manadi ke Bitung dari yang sekitar 90-120 menit menjadi hanya sekitar 30 menit.

"Tol Manado dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi total Rp 5,12 Triliun," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulis, Selasa (5/2/2019).

Basuki menambahkan, Tol Manado - Bitung akan menjadi jalan alternatif sehingga mengurangi beban jalan arteri nasional yang kondisinya semakin padat akibat pertumbuhan jumlah kendaraan dan aktivitas perekonomian.

Jalan Tol Manado-Bitung memiliki lima Simpang Susun (SS) yaitu, SS Sukur, SS Air Madidi, SS Kauditan, SS Danowudu dan SS Bitung.

Pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 lalu, Jalan Tol Manado-Bitung telah dibuka fungsional untuk kendaraan kecil saja pada Seksi IB (Sukur-Air Madidi) dan Seksi IIA (Air Madidi-Danowudu) guna membantu kelancaran arus mudik.

Di samping itu sekaligus dalam rangka sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan jalan tol tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X