Ini Syarat Dapatkan Rumah Murah Rp 140 Jutaan - Kompas.com

Ini Syarat Dapatkan Rumah Murah Rp 140 Jutaan

Kompas.com - 03/02/2019, 16:28 WIB
Ilustrasi rumahWentao Li Ilustrasi rumah

JAKARTA, KOMPAS.com — Harga rumah yang kian mahal membuat backlog atau kebutuhan yang tak terpenuhi makin besar.

Meski demikian, untungnya banyak pengembang yang menawarkan rumah-rumah bersubsidi dengan harga variatif.

Beberapa pengembang dalam pergelaran Indonesia Property Expo (IPEX) di Jakarta Convention Center (JCC) pada 2-10 Februari 2019, seperti PJA Group, menawarkan rumah dengan harga Rp 141 juta di tiga lokasi proyek berbeda di kawasan Jadebotabek.

Baca juga: Ada Rumah Murah Rp 140 Jutaan, Cicilan Rp 893.000 Per Bulan

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi konsumen. Berikut syaratnya:

Pertama penghasilan calon pembeli tidak boleh lebih dari Rp 4 juta per bulan. Ini harus dibuktikan dengan slip gaji bulanan bagi karyawan.

Sementara calon pembeli yang berprofesi sebagai wiraswasta atau pengusaha kecil harus bisa menunjukkan rekening tabungan selama tiga sampai enam bulan terakhir.

"Jadi kalau dia itu pegawai harus menunjukkan slip gajinya, tapi kalau wiraswasta ya harus ada rekening tabungan paling enggak tiga bulan terakhir,” ujar Dodi, tenaga penjual, saat ditemui Kompas.com di lokasi pameran, Jakarta, Sabtu (2/2/20019).

Kemudian uang muka yang harus dibayar sebesar Rp 7,5 juta. Sedangkan angsuran per bulan sekitar Rp 893.000 berlaku selama 20 tahun dengan suku bunga 5 persen.

Syarat selanjutnya adalah belum pernah mendapatkan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR) sebelumnya.

Terakhir, rumah yang dibeli merupakan aset pertama atau dengan kata lain sang konsumen harus merupakan first time home buyer, bukan rumah kedua, apalagi investor.

Dukungan KPR BTN

Program rumah subsidi di atas mendapat dukungan pembiayaan penuh dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Director Strategic, Compliance and Risk BTN Mahelan Prabantarikso mengatakan, untuk rumah subsidi, BTN menyediakan uang muka mulai 1 persen, subsidi bantuan uang muka Rp 4 juta, dan jangka waktu kredit sampai dengan 20 tahun, dengan suku bunga 5 persen fixed rate selama masa kredit.

Baca juga: BTN Bidik Rp 6 Triliun di Pameran Rumah 9 Hari

Sementara itu, untuk rumah non-subsidi, penawarannya berupa suku bunga 6,69 persen fixed rate 1 tahun, bebas biaya provisi dan administrasi, uang muka mulai 1 persen, diskon asuransi jiwa 20 persen, dan mendapatkan Tabungan Batara jika melakukan akad selama pameran berlangsung.

"Selain itu, ada pula program yang bernama KPR Gaeess untuk generasi milenial yang memberi keringanan dalam uang muka dan cicilan," kata Mahelan, Sabtu (2/2/2019).

Kemudian, BTN juga menyediakan layanan KPR secara online melalui situs web yang terus diperbarui dengan berbagai fitur baru, yakni www.btnproperti.co.id untuk rumah baru dan www.rumahmurahbtn.co.id untuk rumah lelang.

Ini merupakan salah satu cara BTN membangun ekosistem digital di bidang pembiayaan perumahan. 

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, BTN menawarkan KPR Gaeess yang memberi kemudahan cicilan dan uang muka kepada generasi milenial.

Ada juga pelayanan KPR via online melalui www.btnproperti.co.id yang diperbarui dengan fitur tambahan.

Pembaruan itu dilakukan mulai Februari ini, di antaranya berupa fitur 4 dimensi. Pada fitur ini, konsumen bisa melihat langsung proyek rumah contoh yang diminati dan merasakan seakan-akan seperti berada di rumah tersebut.

Ada pula fitur baru transactional booking fee, di mana konsumen dapat langsung memesan rumah dari pengembang yang bekerja sama dengan BTN dan bisa langsung membayar tanda jadi pemesanan (booking fee) melalui kanal yang disediakan, yakni ATM/Virtual Account, internet banking, dan mobile banking.

"Kami juga terus membenahi pelayanan dengan memperbaiki digital ecosystem, salah satunya dengan portal BTN Properti yang telah disempurnakan. Misalnya masyarakat bisa memilih stok rumah dan langsung bayar booking fee. Ada juga fitur 4D yang seakan-akan berada di rumah yang dipilih," ucap Maryono.



Close Ads X