Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tol Pemalang-Batang Retak, Waskita Minta Maaf

Kompas.com - 19/01/2019, 11:00 WIB
Dani Prabowo,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com — Tol Pemalang-Batang yang dibangun sepanjang 39,2 kilometer mengalami keretakan di Km 321 jalur A atau jalur menuju Kabupaten Batang.

Perbaikan tengah dilakukan PT Pemalang Batang Toll Road (PBTR), anak usaha PT Waskita Toll Road, yang mengelola jalan bebas hambatan tersebut.

Meski demikian, perbaikan permanen masih belum bisa dilakukan karena hujan deras masih kerap mengguyur wilayah itu.

Baca juga: Kronologi Retaknya Tol Pemalang-Batang yang Baru Diresmikan Jokowi

"Selaku manajemen PT Pemalang Batang Toll Road mohon maaf atas ketidaknyamanan atas gangguan tersebut," kata Direktur Utama PBTR Supriyono dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (18/1/2019) malam.

Ia menambahkan, penanganan permanen diperkirakan bakal memakan waktu enam hari kerja. Lamanya pekerjaan disebabkan banyaknya hal yang dilakukan.

Mulai dari pembersihan area pekerjaan, penimbunan rounding dengan material tanah serta pemadatan, pembuatan saluran dan memperbesar dimensi inlet, hingga pembongkaran aspal yang retak dan pengaspalan kembali.

"Perbaikan permanen akan dilakukan segera setelah cuaca memungkinkan untuk bekerja. Schedulle perbaikan permanen selama enam hari kerja," sambung Supriyono..

Corporate Secretary PT Waskita Toll Road Alex Siwu sebelumnya membantah bila keretakan yang terjadi cukup panjang hingga 20 meter seperti diwartakan sejumlah media.

Baca juga: Waskita Bantah Tol Pemalang-Batang Retak 20 Meter

"Yang rusak hanya 3 meter, bukan 20 meter seperti diberitakan," kata Alex.

Tol Pemalang-Batang yang dirancang sepanjang 39,2 kilometer itu bernilai investasi Rp 7,5 triliun. Tol ini terdiri atas dua seksi.

Seksi 1 memiliki panjang 23,3 kilometer, sedangkan Seksi 2 Pekalongan-Batang memiliki panjang 15,9 kilometer.

Kompas Video Tim Otomotif Kompas.com mengomparasi waktu tempuh dan biaya antara jalur tol dan nontol dari Cikampek-Surabaya. Kedua tim menggunakan sepesifikasi MPV Mitsubishi XPander Matic.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Berita
Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Berita
Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Berita
Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Hunian
Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com