Tol Pemalang-Batang Retak, Waskita Minta Maaf

Kompas.com - 19/01/2019, 11:00 WIB
Sebuah kendaraan melintas di ruas jalan tol Pemalang-Batang yang retak di KM 321, Kelangdepok, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (18/1/2019). Jalan retak sepanjang 50 meter tersebut akibat longsor pada sisi selatan jalan tol dampak curah hujan yang tinggi sejak Rabu (16/1/2019) sore. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana PutraSebuah kendaraan melintas di ruas jalan tol Pemalang-Batang yang retak di KM 321, Kelangdepok, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (18/1/2019). Jalan retak sepanjang 50 meter tersebut akibat longsor pada sisi selatan jalan tol dampak curah hujan yang tinggi sejak Rabu (16/1/2019) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com — Tol Pemalang-Batang yang dibangun sepanjang 39,2 kilometer mengalami keretakan di Km 321 jalur A atau jalur menuju Kabupaten Batang.

Perbaikan tengah dilakukan PT Pemalang Batang Toll Road (PBTR), anak usaha PT Waskita Toll Road, yang mengelola jalan bebas hambatan tersebut.

Meski demikian, perbaikan permanen masih belum bisa dilakukan karena hujan deras masih kerap mengguyur wilayah itu.

Baca juga: Kronologi Retaknya Tol Pemalang-Batang yang Baru Diresmikan Jokowi

"Selaku manajemen PT Pemalang Batang Toll Road mohon maaf atas ketidaknyamanan atas gangguan tersebut," kata Direktur Utama PBTR Supriyono dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (18/1/2019) malam.

Ia menambahkan, penanganan permanen diperkirakan bakal memakan waktu enam hari kerja. Lamanya pekerjaan disebabkan banyaknya hal yang dilakukan.

Mulai dari pembersihan area pekerjaan, penimbunan rounding dengan material tanah serta pemadatan, pembuatan saluran dan memperbesar dimensi inlet, hingga pembongkaran aspal yang retak dan pengaspalan kembali.

"Perbaikan permanen akan dilakukan segera setelah cuaca memungkinkan untuk bekerja. Schedulle perbaikan permanen selama enam hari kerja," sambung Supriyono..

Corporate Secretary PT Waskita Toll Road Alex Siwu sebelumnya membantah bila keretakan yang terjadi cukup panjang hingga 20 meter seperti diwartakan sejumlah media.

Baca juga: Waskita Bantah Tol Pemalang-Batang Retak 20 Meter

"Yang rusak hanya 3 meter, bukan 20 meter seperti diberitakan," kata Alex.

Tol Pemalang-Batang yang dirancang sepanjang 39,2 kilometer itu bernilai investasi Rp 7,5 triliun. Tol ini terdiri atas dua seksi.

Seksi 1 memiliki panjang 23,3 kilometer, sedangkan Seksi 2 Pekalongan-Batang memiliki panjang 15,9 kilometer.

Kompas Video Tim Otomotif Kompas.com mengomparasi waktu tempuh dan biaya antara jalur tol dan nontol dari Cikampek-Surabaya. Kedua tim menggunakan sepesifikasi MPV Mitsubishi XPander Matic.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Angka Pencari Rumah yang Menghindari Klaster Penularan Covid-19 Meningkat

Hunian
Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Tahun 2020, Anggaran Ditjen Cipta Karya Terserap Rp 14,96 Triliun

Berita
Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Rumah di CitraLand Lampung Roboh, Ciputra Siap Bertanggung Jawab

Berita
Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Usai Pandemi, 55,6 Persen Karyawan Pilih Kombinasi WFO dan WFH

Perkantoran
Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Rincian Program Prioritas Cipta Karya dengan Anggaran Rp 26,56 Triliun

Berita
Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Satu Buku untuk Satu Sertifikat Tanah Elektronik Cegah Penggandaan

Berita
Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Living World Kota Wisata, Mal Terbesar di Timur Jakarta Telan Investasi Rp 1,4 Triliun

Berita
Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Pasar PON Trenggalek dan Legi Ponorogo Siap Diserahkan ke Pemda

Ritel
Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Kata Pengamat, Kekuatan Hukum Sertifikat Elektronik Sama dengan Konvensional

Berita
Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Jokowi: Tol Kayu Agung-Palembang Hemat Waktu Tempuh hingga 75 Persen

Berita
Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Resmi Beroperasi, Tol Kayu Agung-Kramasan Lintasi Salah Satu Jembatan Terpanjang di Indonesia

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Tanah Elektronik Berlaku Tahun 2021

Berita
Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Mulai Selasa, Operasional Transjakarta Diperpanjang hingga Pukul 21.00 WIB

Berita
Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Digugat Tommy Soeharto, Kementerian ATR/BPN Siap Hadir di Pengadilan

Berita
Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19, Anak Usaha Barito Pacific Salurkan Sembako

Kawasan Terpadu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X