4 Bendungan Mulai Diisi Air Bulan Depan

Kompas.com - 11/01/2019, 20:30 WIB
Kebutuhan air baku di Batam pada 2020 mendatang diperkirakan mencapai 4.500 liter per detik, sementara saat ini masih ada kekurangan sekitar 750 liter per detik. Tentunya dengan kapasitas bendungan Sei Gong yang mencapai 400 liter per detik, itu artinya hanya tersisa 350 liter per detik yang harus dipenuhi pemerintahKOMPAS.COM/ HADI MAULANA Kebutuhan air baku di Batam pada 2020 mendatang diperkirakan mencapai 4.500 liter per detik, sementara saat ini masih ada kekurangan sekitar 750 liter per detik. Tentunya dengan kapasitas bendungan Sei Gong yang mencapai 400 liter per detik, itu artinya hanya tersisa 350 liter per detik yang harus dipenuhi pemerintah

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana melakukan impounding atau pengisian air di empat bendungan mulai dari Februari sampai April 2019.

Keempat bendungan itu yakni Bendungan Gondang di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah; Bendungan Sei Gong di Kota Batam, Kepulauan Riau; Bendungan Mila di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat; dan Bendungan Sindang Heula di Kabupaten Serang, Banten.

“Ya, ada empat bendungan yang impounding, yaitu Gondang, Mila, Sei Gong, dan Sindang Heula, antara Februari ke April,” ungkap Kepala Pusat Bendungan Kementerian PUPR Ni Made Sumiarsih ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (11/1/2019).

Baca juga: Pemerintah Optimistis Konstruksi Bendungan Bendo Rampung Akhir 2019

Selain itu, dia mengatakan, ada satu lagi yang akan diisi airnya pada tahun ini, yakni Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, yang akan dilakukan pada akhir 2019.

Mengenai pembangunan bendungan baru pada tahun ini, akan ada delapan bendungan lagi yang dibangun dan saat ini masih dalam proses rancangan.

Kedelapan bendungan itu yakni Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah; Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara; Bendungan Lambakan di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, dan Bendungan Riam Kiwa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Empat bendungan lainnya yaitu Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan; Bendungan Kolhua di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur; Bendungan Digoel di Papua; danBendungan Tiro di Kabupaten Pidie, Aceh.

Pembiayaan untuk membangun bendungan tersebut sebagian diperoleh dari APBN dan sebagian lagi dari pinjaman.

Meski demikian, Made mengaku belum bisa mengemukakan jenis pinjaman dan angka pastinya karena saat ini sedang dalam penyusunan.




Close Ads X