Lewat Jalur Zipline 15 Kilometer, Anda Bisa Tinggal di Rumah Pohon Ini

Kompas.com - 20/12/2018, 18:00 WIB
Resor yang berada di tengah hutan Laos ini dibangun di atas pohon setinggi 30-40 meter. The Gibbon Experience Resor yang berada di tengah hutan Laos ini dibangun di atas pohon setinggi 30-40 meter.

KOMPAS.com - The Gibbon Experience merupakan sebuah resor dengan rumah pohon tertinggi di dunia.

Rumah pohon yang berada di tengah hutan Laos ini dibangun di atas pohon setinggi 30-40 meter. Dengan ketinggian ini, rumah pohon yang dibangun dapat diakses melalui jalur zipline.

"Kami memiliki jalur zipline dengan total panjang 15 kilometer. Ini cara yang cepat untuk membawa pengunjung melewati hutan," ujar salah satu staf, Yann Gourmelon.

Seluruh rumah pohon tersebut dibuat dari kayu yang direklamasi. Setiap rumah pohon dilengkapi dengan penerangan dan listrik.

Ada pula tempat tidur yang dipasang jaring untuk menangkal nyamuk masuk.

Seluruh rumah pohon tersebut dibuat dari kayu yang direklamasi. The Gibbon Experience Seluruh rumah pohon tersebut dibuat dari kayu yang direklamasi.
Selain itu, juga terdapat kamar mandi yang didesain dengan konsep terbuka. Di dalamnya terdapat shower dan perlengkapan lainnya.

Pemilihan pohon dan lokasi juga tak sembarangan. Gormelon menjelaskan, pohon yang digunakan sebagai tempat sandaran rumah dipilih berdasarkan lokasi, ketinggian, serta kedekatan setiap pohon.

Menurutnya, pohon yang terlalu pendek akan menghalangi pandangan pengunjung. Selain itu pengunjung juga tidak dapat menikmati pemandangan secara menyeluruh.

Sedangkan pohon yang terlalu tinggi akan sulit untuk dijangkau.

"Kira-kira dua tahun lalu, kami mengubah cara merancang rumah pohon," ujar dia.

Rumah pohon yang dibangun dapat diakses melalui jalur zipline. 
The Gibbon Experience Rumah pohon yang dibangun dapat diakses melalui jalur zipline.
Menurut Gormelon, sebelumnya, mereka harus mendatangkan arsitek untuk naik dan melihat keseluruhan bentuk pohon.

Namun kini, mereka bisa merancang rumah pohon melalui gambar dan pengukuran yang dihasilkan oleh drone.

Selain itu, dalam membangun rumah pohon ini, arsitek juga menggunakan beberapa teknik berdasarkan bentuk dan sudut setiap pohon.

Beberapa bagian rumah digantungkan pada tali, sedangkan yang lain dipasang di balok kayu.

Sementara untuk waktu pembangunan setiap rumah, Gourmelon mengatakan, hal tersebut tergantung dari ukuran dan kerumitan masing-masing rumah.

Rata-rata pembangunan rumah pohon menghabiskan waktu enam bulan lamanya.

The Gibbon Experience The Gibbon Experience The Gibbon Experience
Beberapa rumah dirancang dengan konsep tertutup untuk menjaga privasi pengunjung, namun beberapa juga didesain dengan konsep terbuka untuk memberikan pemandangan sekeliling hutan.

The Gibbon Experience dibangun dengan tujuan untuk melestarikan ekosistem dan melindunginya dari pembalakan liar dan praktik penanaman secara komersial.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, otoritas setempat harus mengeluarkan dana untuk membayar sejumlah penjaga hutan.

Dengan membangun rumah pohon di atas kawasan hutan dan membawa orang serta uang, maka kebutuhan untuk membayar penjaga hutan dapat terpenuhi.

The Gibbon Experience juga bekerja sama dengan pemerintah setempat. Area yang digunakan mencakup 136.000 hektar, yang dirancang sebagai taman nasional.



Close Ads X