Jembatan Sementara Cipatujah Diresmikan

Kompas.com - 14/12/2018, 13:30 WIB
Jembatan Bailey Ciheras sudah kokoh berdiri dan dibuka mulai hari ini pasca ambruknya jembatan diterjang banjir bandang yang menewaskan enam warga di Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (13/12/2018) KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHAJembatan Bailey Ciheras sudah kokoh berdiri dan dibuka mulai hari ini pasca ambruknya jembatan diterjang banjir bandang yang menewaskan enam warga di Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (13/12/2018)

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Binamarga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meresmikan penggunaan jembatan sementara Ciheras pasca bencana banjir di Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (13/12/2018).

Jembatan ini bisa digunakan kembali sebagai akses jalan utama nasional yang menghubungkan Garut Selatan-Tasikmalaya Selatan dan Pangandaran.

"Jembatan Ciheras ini bulan kemarin ambruk, putus terbawa air akibat bencana alam banjir yang menewaskan enam orang. Kini, akses jalan nasional sudah bisa dilalui kembali meskipun sementara," jelas Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Dirjen Binamarga Kementerian PUPR, Hari Suko Sutiono, kepada Kompas.com, Kamis sore.

Baca juga: Sabtu, Jembatan Pengganti Sementara Batang Kula Dibuka Fungsional

Hari menambahkan, proses pembangunan jembatan sementara berupa jembatan bailey sesuai target yakni tiga puluh hari.

"Jembatan darurat ini terbilang panjang dan memiliki kesulitan karena jembatan utama seluruhnya ambruk dan putus total," cetus Hari.

Jembatan Bailey sudah diuji coba untuk dilalui kendaraan dari Garut-Tasikmalaya-Pangandaran dan sebaliknya.

Saat jembatan putus dan belum bisa dilalui, masyarakat dan pengguna jalan melintasi sungai Ciheras melalui perahu kecil dengan ongkos yang mahal.

"Saya pernah merasakan bagaimana susahnya melintas saat jembatan belum beres. Jadi, kami bertekad untuk menyelesaikannya secepatnya," ungkap Hari.

Beban maksimal jembatan sementara ini mencapai lima ton dengan tinggi 2.75 meter.

Selama jembatan sementara berfungsi normal, jembatan permanen pun akan dimulai pengerjaannya di jalur yang berbeda dengan posisi jembatan sebelumnya.

"Untuk jembatan permanen, kami akan membangunnya dengan risiko pembebasan lahan sekecil-kecilnya. Jembatan permanen ditargetkan selesai pada tahun 2019," sebut Hari.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X