Infrastruktur Membangun Kultur

Kompas.com - 04/12/2018, 21:00 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto usai launching program re-routing angkot di Balai Kota Bogor, Selasa (14/3/2017). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahWali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto usai launching program re-routing angkot di Balai Kota Bogor, Selasa (14/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Bogor Bima Arya menilai, pembangunan infrastruktur akan memberikan dampak besar. Tak hanya mengubah wajah kota, tetapi juga membentuk kultur positif masyarakat.

Ia mencontohkan, selama ini Bogor dikenal sebagai kota sejuta angkot. Selain itu, Bogor juga beken karena disesaki pedagang kaki lima yang beroperasi di trotoar dan taman-taman kota.

Hal ini menyebabkan Bogor menjadi kurang ramah pejalan kaki. Hingga akhirnya pemerintah daerah setempat melakukan penataan kota secara besar-besaran.

Baca juga: Bima Arya: Sebagian Kota di Indonesia Tak Berkarakter

"Sampai saya dikritik, ini wali kota sudah gila apa? Buat jalur pedestrian besar-besar banget. Itu jalur pedestrian apa jalur busway," kata Bima saat diskusi bertajuk 'Who Build Cities' di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Kini, setelah taman dan trotoar direvitalisasi, dibuat lebih indah, tidak ada lagi PKL yang berani berdagang sembarangan.

Selain menata trotoar, pemkot juga menyediakan lahan yang diperuntukkan bagi mereka.

Baca juga: Masalah Pemerintahan Baru, Angkot dan Hambatan Birokrasi

"Hari ini, tidak ada satu orang PKL-pun yang berani berjualan di sini karena diawasi oleh masyarakat. Kultur terbangun. Begitu bersih, semua suka, semua akan menjaga. Infrastruktur membangun kultur," kata Bima.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X