Gapura Prima Pastikan Proyek Bellevue Place MT Haryono Rampung

Kompas.com - 25/11/2018, 20:15 WIB
Situasi jalan MT Haryono Jakarta Timur yang kerap macetnimbas LRT, Jumat (5/1/2018) Stanly RavelSituasi jalan MT Haryono Jakarta Timur yang kerap macetnimbas LRT, Jumat (5/1/2018)
Editor Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Gapura Prima Group memastikan pembangunan fisik proyek apartemen Bellevue Place MT Haryono telah rampung dan memasuki tahapan akhir. Proyek yang sudah melalui tahap penutupan atap tahun lalu itu resmi diluncurkan Sabtu (24/11/2018). 

"Selanjutnya kami akan lakukan proses finishing. Kami targetkan bisa siap diserahterimakan itu bertahap pada akhir semester pertama tahun depan," ujar Presiden Direktur Gapura Prima Group, Rudy Margono, dalam keterangan tertulis, Minggu (25/11/2018).

Rudy menjelaskan, ada beberapa faktor Gapura Prima memilih kawasan MT Haryono sebagai lokasi pengembangan proyek apartemen yang nilai investasinya mencapai Rp 300 miliar tersebut. Pertama, menurut dia, MT Haryono merupakan kawasan strategis sebagai pintu gerbang masuk Jakarta dari arah Timur dan Tenggara.

"Seperti Cibubur, Bogor, Bekasi, ya ini pintunya, dan juga diapit empat ruas tol yang mengarah ke Semanggi, Jagorawi, Jakarta-Cikampek, dan juga ruas jalan tol Cawang – Tanjung Priok. Ditambah lagi dekat dengan Bandara Halim sebagai alternatif pengurai kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta," katanya.

Terakhir, menurut Rudy, adalah pembangunan stasiun Light Rail Transit (LRT) dan kereta cepat Jakarta-Bandung. Dua proyek infrastruktur inilah yang membuat MT Haryono semakin prospektif.

"Akses dan fasilitas di koridor Cawang-MT Haryono ini jadi makin lengkap, apalagi lokasi proyek ini tak jauh dari pembangunan LRT dan kereta cepat. Untuk itu, kami bangun apartemen ini untuk membidik eksekutif muda yang bekerja di sekitar MT Haryono," papar Rudy. 

Adapun apartamen Bellevue Place MT Haryono merupakan proyek eksklusif satu tower yang terdiri dari apartemen, service apartment, dan area komersial. Proyek ini dibangun di area seluas 4.200 meter persegi. Dengan luas bangunan 25.000 meter persegi dan tinggi 21 lantai, proyek ini merangkum 348 unit apartemen.

Beberapa pilihan unit di dalamnya mulai tipe studio sampai tiga kamar tidur seluas 87, 50 meter persegi. Harga yang ditawarkan mulai Rp900 jutaan sampai yang tertinggi Rp3,2 miliar.

Direktur Utama PT Graha Azura Group Arvin F. Iskandar, menuturkan hingga kini sekitar 70 persen dari total unit sudah terserap pasar dan ditargetkan terjual habis pada tahun depan.

"Dalam 3 tahun terakhir ini sudah mengalami kenaikan harga beberapa kali, dengan kenaikan mencapai hampir 80 perden," kata Arvin.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X