Kompas.com - 20/11/2018, 15:30 WIB
(kiri-kanan) Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna, Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dessy Aryani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (20/11/2018). Kompas.com/DANI PRABOWO(kiri-kanan) Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna, Dirut PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dessy Aryani, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (20/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pekerjaan konstruksi proyek Light Rail Transit (LRT) dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Jalan Tol Jakarta-Cikampek akan dievaluasi.

Hal ini menyusul kemacetan panjang yang kerap terjadi di jalan tol yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk ini.

Seperti diketahui, selain kedua proyek tersebut, saat ini juga tengah dilaksanakan proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated). Jalan tol ini ditargetkan dapat dibuka fungsional pada Lebaran 2019.

Baca juga: Libur Akhir Tahun, Jasa Marga Batasi Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta, stakeholder pelaksana proyek tersebut menghitung dampak pekerjaan konstruksi yang mereka laksanakan. Nantinya, kedua proyek tersebut akan dihentikan sementara.

"Sebagai contoh, KCIC jangan berkegiatan di sini dulu, tapi di tempat lain. LRT juga, ada satu kegiatan di KM 14 di Kali Bekasi saya minta ditunda beberapa bulan ke depan," kata Budi usai memimpin rapat di Grand Dhika Apartemen, Bekasi, Selasa (20/11/2018).

Ia menegaskan, penghentian sementara ini hanya dilakukan di beberapa titik saja yang memiliki dampak cukup besar terhadap kemacetan kendaraan, yaitu KM 11 hingga KM 17.

Sementara, untuk titik-titik lain yang dinilai kurang berkontribusi besar, tetap dapat dilaksanakan pekerjaannya.

Adapun untuk proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek II, Budi menyatakan, tidak ada penghentian sementara.

Namun, ia meminta Jasa Marga segera menyerahkan proposal untuk mengetahui secara detail tentang perkembangan proyek sekaligus solusi mengatasi kemacetan.

"Jasa Marga yang sekarang waktunya ketat sekali. Saya minta besok rapat dengan saya. Saya ingin tahu detail apa yang dilakukan, apakah itu termasuk prioritas yang dikerjakan, atau waktunya bisa lain," kata Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.