Kompas.com - 12/11/2018, 10:37 WIB
Editor Latief

DEPOK, KOMPAS.com - Cinere punya banyak potensi untuk proyek kawasan superblok, terutama jika tol Brigif sudah terbangun. Dari kawasan ini perjalanan ke Jakarta akan lebih mudah sehingga dapat menjadi magnet bagi mereka yang mencari hunian di pinggiran Jakarta.

"Pertama, kawasan ini ada di kawasan Segitiga Emas yaitu Depok yang merupakan wilayah Jawa Barat, Tangerang sebagai wilayah Banten, dan Jakarta. Seiring waktu makin banyak hunian dan terus menunjukkan perkembangan yang membaik," ujar Stevie Faverius Jaya, Wakil Direktur Pemasaran dan Penjualan superblok SouthCity, Pondok Cabe, Cinere, Senin (12/11/2018).

SouthCity merupakan proyek superblok yang dikembangkan oleh PT Setiawan Dwi Tunggal. Stevie mengatakan, di dalam kawasan serba guna ini juga akan dibangun apartemen The Parc yang tidak hanya akan menjadi tempat tinggalm tapi juga wadah berinteraksi komunitas.

The Parc dibangun di area seluas 15.500 meter persegi mulai tipe studio (22,55 meter persegi) sampai tipe dua kamar tidur. Per unit ditawarkan mulai Rp 357 juta sampai Rp 707 jutaan.

Stevie meyakini, keberadaan proyek SouthCity bisa dijadikan alternatif pilihan para investor properti. Berdasarkan data BPS Provinsi Jawa Barat dengan pertumbuhan ekonomi tahun ini yang mencapai 6,14 persen diprediksi dapat mendongkrak nilai aset di kawasan tersebut.

Salah satu pendorong utama nilai aset itu adalah infrastruktur jalan tol penghubung Cinere dengan Jagorawi. Pembangunan akses jalan tol Brigif 2 dan Cinere-Pondok Cabe juga menjadi salah satu magnet bagi para pengembang untuk berekspansi ke wilayah Selatan Jakarta ini.

"Dan, Bandara Pondok Cabe yang rencananya akan menjadi bandara komersial dan jalur MRT yang akan melewati wilayah ini juga memberikan nila tambah untuk perkembangan properti di kawasan ini," tambah Stevie.

Dia meramalkan, dalam kurun satu tahun ke depan kenaikan harga tanah di kawasan Cinere bisa naik hingga 100 jutaan per tahun. Stevie mencatat, dalam satu tahun terakhir ini kenaikan properti di kawasan Cinere pernah mencapai 6,51 persen pada kuartal tiga 2017.

"Apalagi kalau Tol Cinere-Serpong rampung, ini bisa mengurai kemacetan yang biasa terjadi di situ dan akan berimbas pada nilai investasi," ujar Stevie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.