5 Pilihan Rumah Maksimal Rp 500 Juta di Wilayah Bogor (I)

Kompas.com - 10/11/2018, 13:16 WIB
Ilustrasi rumah.Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com – Keinginan masyarakat untuk memiliki rumah tapak di wilayah DKI Jakarta sering kali tidak sesuai dengan kemampuan membelinya.

Kenaikan harga rumah di berbagai daerah, baik yang baru maupun bekas, melaju pesat setiap tahun seiring dengan peningkatan harga tanah. Faktor semakin terbatasnya luas tanah juga membuat harganya semakin meningkat seolah-olah tanpa kendali.

Hal itu membuat masyarakat mengalihkan perhatian mencari rumah ke daerah sekitar Jakarta, salah satunya di Bogor. Harapannya bisa mendapatkan rumah dengan harga yang masih terjangkau dan lingkungan yang asri.

Berikut ini beberapa pilihan perumahan di wilayah Bogor dan sekitarnya dengan harga maksimal Rp 500 juta yang pernah diberitakan Kompas.com dalam beberapa bulan terakhir:

1. Klaster Acacia di Samanea Hill, Parung Panjang, Bogor

Pengembang properti Farpoint menawarkan klaster Acacia dengan konsep eco residence di kompleks Samanea Hill.

Perumahan yang berlokasi di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini berdiri di atas lahan total seluas 20 hektar dan 4,5 hektar di antaranya berupa ruang terbuka hijau.

Sesuai visinya, pengembang ingin menyuguhkan hunian yang nyaman, indah, ramah lingkungan dengan harga yang terjangkau untuk segmennya.

"Visi kami adalah perumahan yang berkualitas bagus, desain indah, dan harganya terjangkau. Makanya kami pilih konsep eco residence," ujar Presiden Direktur Samanea Hill Haryanto Tiono, Rabu (17/10/2018) di Alam Sutera, Tangerang.

Klaster Acacia merupakan rumah tipe 36 yang terdiri dari dua jenis unit, yaitu Deluxe dan Suite, masing-masing berukuran lahan 72 meter persegi.

Ada 450 unit yang dibangun dengan komposisi 70 persen tipe Deluxe dan 30 persen tipe Suite. Harga penjualannya dimulai dari Rp 400 jutaan.

Pembayarannya bisa dilakukan secara tunai, tunai bertahap, dan cicilan melalui kredit pemilikan rumah (KPR).

Mengenai bunga dan jangka waktu angsuran, imbuh Haryanto, tergantung dari bank yang menyalurkan KPR.  

Halaman:



Close Ads X