Menikmati Interior Kayu Hotel Terapung di Jepang - Kompas.com

Menikmati Interior Kayu Hotel Terapung di Jepang

Kompas.com - 09/11/2018, 11:30 WIB
hotel ini mampu menawarkan pemandangan lautan luasguntu.jp hotel ini mampu menawarkan pemandangan lautan luas

KOMPAS.com - Banyak cara bagi pengelola hotel untuk mendatangkan pengunjung, mulai dari membuat acara-acara yang menarik hingga menawarkan beragam paket liburan.

Namun, hotel di Jepang ini menawarkan hal yang berbeda. Meski hanya dibangun dengan 19 kamar, hotel ini mampu menawarkan pemandangan lautan luas.

Penginapan terapung ini merupakan kapal pesiar mewah yang berlayar mengarungi Lautan Seto Inland di wilayah Setouchi, Jepang.

Kapal yang diberi nama Guntu tersebut dirancang oleh arsitek Yasusi Horibeguntu.jp Kapal yang diberi nama Guntu tersebut dirancang oleh arsitek Yasusi Horibe
Kapal yang diberi nama Guntu tersebut dirancang oleh arsitek Yasusi Horibe. Horibe merancang bentuk kapal yang mirip dengan ryokan atau rumah terapung tradisional Jepang.

Unsur kayu mendominasi interior ruangan kapal. Melansir CNN, penggunaan elemen kayu bertujuan untuk mengenalkan suasana pedesaan kepada tamu.

Guntu melengkapi interior dengan berbagai furnitur yang juga terbuat dari kayu. Penempatan perabot ditata secara estetis dan hati-hati.

Baca juga: Menginap di Hotel Ini, Tamu Dijemput dengan Pesawat Amfibi

Di tempat lain, tamu dapat merasakan beberapa fasilitas lengkap seperti gym, spa, salon kecantikan, dan lounge.guntu.jp Di tempat lain, tamu dapat merasakan beberapa fasilitas lengkap seperti gym, spa, salon kecantikan, dan lounge.
Semua kamar yang berada di dalam kapal ditata sesuai dengan standar kapal pesiar dengan langit-langit tinggi dan balkon pribadi.

Di tempat lain, tamu dapat merasakan beberapa fasilitas lengkap, seperti gym, spa, salon kecantikan, dan lounge.

Unsur kayu mendominasi interior ruangan kapalguntu.jp Unsur kayu mendominasi interior ruangan kapal
Selama perjalanan, tamu akan diarahkan untuk mengunjungi pulau-pulau lokal. Selain itu, mereka juga dapat memilih kegiatan yang ingin diikuti.

"Saya akan sangat senang jika penumpang dapat merasakan kemewahan akan waktu dengan tidak melakukan apa pun," ujar Horibe.


Terkini Lainnya

Rusun Unismuh Makassar Sudah Dihuni 185 Mahasiswa

Rusun Unismuh Makassar Sudah Dihuni 185 Mahasiswa

Hunian
Arab Saudi Bangun Proyek Jumbo Rp 4,7 Triliun

Arab Saudi Bangun Proyek Jumbo Rp 4,7 Triliun

Kawasan Terpadu
Sambut 2019, Jotun Luncurkan Kartu Warna

Sambut 2019, Jotun Luncurkan Kartu Warna

Berita
FPI Bidik Pembeli Rumah Pertama

FPI Bidik Pembeli Rumah Pertama

Hunian
Desain Rumah Efisien dengan Dinding Bercelah

Desain Rumah Efisien dengan Dinding Bercelah

Griya
Dapat Kredit Rp 1,26 Triliun, Jasa Marga Kebut Tol Solo-Ngawi

Dapat Kredit Rp 1,26 Triliun, Jasa Marga Kebut Tol Solo-Ngawi

Berita
Ingin Rumah Impian Anda Terwujud? Mampir ke FPI

Ingin Rumah Impian Anda Terwujud? Mampir ke FPI

Hunian
'Toys R Us' Kembali Buka Gerai di Brunei

"Toys R Us" Kembali Buka Gerai di Brunei

Ritel
Lokasi Kantor Baru Amazon Terancam Tenggelam

Lokasi Kantor Baru Amazon Terancam Tenggelam

Arsitektur
Megaproyek Ini Jadikan Arab Saudi Lebih Modern

Megaproyek Ini Jadikan Arab Saudi Lebih Modern

Arsitektur
Kebakaran Mal di Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir

Kebakaran Mal di Indonesia dalam Lima Tahun Terakhir

Ritel
Zaha Hadid Rancang 'Smart City' di Moskow

Zaha Hadid Rancang "Smart City" di Moskow

Kawasan Terpadu
Amazon Buka Markas Baru di New York dan Arlington

Amazon Buka Markas Baru di New York dan Arlington

Perkantoran
Asa Membangun Jembatan Cipatujah dalam Sepekan

Asa Membangun Jembatan Cipatujah dalam Sepekan

BrandzView
Bisa Ditiru, Rancangan Tenda Pengungsi Tak Harus Terpal Biru

Bisa Ditiru, Rancangan Tenda Pengungsi Tak Harus Terpal Biru

Arsitektur

Close Ads X