Tahun Depan, Triniti Land Luncurkan “Triniti Apps”

Kompas.com - 09/11/2018, 10:30 WIB
Ilustrasi smart homehttp://www.markzproperties.com/ Ilustrasi smart home

BANGKOK, KOMPAS.com - Penetrasi pengguna internet dan perdagangan daring atau e-commerce di Indonesia yang terus tumbuh seiring dengan adanya peningkatan konten internet memotivasi pengembang Triniti Land mengembangkan aplikasi properti dengan nama sementara “ Triniti Apps”.

Berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2017, penetrasi pengguna internet sebesar 54,68 persen atau 143,26 juta jiwa dari total populasi penduduk Indonesia.

Sementara pendapatan di pasar e-commerce mencapai 9,536 juta dollar AS atau tumbuh 23,3 persen ketimbang tahun lalu secara year on year.

Pendapatan ini diperkirakan menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR 2018-2022) sebesar 13,0 persen, menghasilkan volume pasar 15,533 juta dollar AS pada tahun 2022.

Baca juga: Duet Triniti Land-Waskita Karya Rampungkan Konstruksi Yukata Suites

Menurut Presiden Direktur Triniti Land Ishak Chandra, angka sebesar itu adalah peluang bagi pengembang properti untuk memacu penjualan lebih agresif.

“Dengan pengembangan property apps, kami berharap dapat meningkatkan penjualan, mempercepat penetrasi pasar, sekaligus wahana sosialisasi bagi proyek-proyek baru kami,” tutur Ishak kepada Kompas.com, Kamis (8/11/2018).

Dia menuturkan, property apps ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan PropertyGuru melalui Rumah.com.

Keduanya telah membicarakan konten dan model aplikasi yang sesuai dengan perkembangan terkini dan perilaku belanja properti orang Indonesia.

Triniti Apps ini, kata Ishak, akan memudahkan calon konsumen mencari properti atau produk-produk yang diinginkan dan sesuai kebutuhan.

Kontennya antara lain berupa product knowledge proyek yang tengah dipasarkan, simulasi kredit bagi konsumen, virtual tour, harga, peluang investasi, proyek terbaru, progres proyek, dan lain-lain.

“Ini bukan situs pencarian properti. Berbeda. Transaksi pembelian properti bisa dilakukan pada aplikasi ini,” sambung Ishak.

Namun begitu, meski transaksi bisa dilakukan secara langsung oleh konsumen, bukan berarti dapat mematikan dan memutus peluang broker yang juga memasarkan produk Triniti Land.

Ishak menegaskan, broker atau agen properti juga dapat menggunakan Triniti Apps dan membantu menjelaskan kepada calon konsumen tentang cara pembayaran, skema pembiayaan, dan hal-hal teknis lainnya sehingga konsumen mendapat penjelasan lebih komprehensif.

“Pertemuan tatap muka masih terjadi dan memang perlu karena properti merupakan big ticket item. Walaupun ada apps, konsumen Indonesia pasti ingin memastikan seperti apa produk yang kami tawarkan,” papar Ishak.




Close Ads X