Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bandara Meksiko Rancangan Arsitek Beken, Gagal Dibangun

Kompas.com, 31 Oktober 2018, 23:00 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

Sumber Dezeen

KOMPAS.com - Bandar udara baru di Mexico City, Meksiko, urung dibangun. Bandara baru yang sedianya akan dinamai The New Mexico City International Airport atau Nuevo Aeropuerto Internacional de la Ciudad de México (NAICM) ini rencananya dibangun untuk menggantikan peran Mexico City International Airport.

Namun, keberadaan bandara ini ditolak oleh masyarakat Meksiko melalui referendum. Meski proses pembangunan sudah dimulai sejak 2015 lalu, masyarakat tetap memilih pembatalan konstruksi.

Baca juga: Bandara Baru Istanbul Melebihi Luas Manhattan

Keputusan pembatalan diperoleh berdasarkan pemungutan suara. Hasilnya, sebanyak 70 persen masyarakat Meksiko menolak adanya fasilitas ini.

Pemungutan suara merupakan inisiatif dari presiden Meksiko terpilih, Andres Manuel Lopez Obrador.

Sebelum terpilih, Loperz Obrador dalam kampanyenya menyerukan pembatalan pembangunan bandara. Dia mengkritik kebutuhan dana dalam konstruksi yang dinilai melebihi kebutuhan.

keberadaan bandara ini ditolak oleh masyarakat Meksiko melalui referendum. Foster + Partners keberadaan bandara ini ditolak oleh masyarakat Meksiko melalui referendum.
Selain itu, pembangunan bandara juga diiringi dengan isu korupsi dan masalah lingkungan di sekitar wilayah bandara.

Setelah voting dilaksanakan, Lopez Obrador mengatakan akan menghormati pilihan rakyat.

"Keputusan yang dipilih oleh rakyat ini demokratis, rasional, dan efisien," ujar Lopez Obrador.

Lopez Obrador yang akan dilantik paa Desember mendatang, merasa prihatin dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk pembangunan.

Baca juga: Bandara Zaman Hitler Disulap Jadi Ruang Kreatif

Perkiraan dana yang dibutuhkan sebesar 13,3 miliar dollar AS. Sebesar 60 pesen dari totakl tersebut dibiayai oleh pemerintah sedangkan sisanya merupakan pinjaman dari bank.

Dengan adanya pembatalan pembangunan ini, Lopez Obrador mengatakan bahwa ada cara yang lebih murah dibanding membangun baru, yakni dengan memperluas bandara lama yang ada.

Konstruksi bandara yang baru rampung separuh rencananya akan menjadi pusat olah raga dan ekologi.

Pembangunan bandara juga diiringi dengan isu korupsi dan masalah lingkungan di sekitar wilayah bandara. Foster + Partners Pembangunan bandara juga diiringi dengan isu korupsi dan masalah lingkungan di sekitar wilayah bandara.

Rancangan Foster + Partner

Rancangan bandara ini didesain oleh firma Foster + Partners bekerja sama dengan desainer Meksiko, Fernando Romero Enterprise (FR-EE).

Desain yang dibuat Foster dan Romero terpilih setelah memenangkan kompetisi pada 2014. Proposal yang diajukan Foster dan Romero ini sedianya akan menyediakan enam landasan pacu pada bandara.

Sementara atap bandara akan dibangun dengan bahan yang ringan dan transparan. Atap jugaakan dibentuk menyerupai huruf "X", yang mengacu pada simbol dan arsitektur tradisional Meksiko.

Foster + Partners telah memiliki banyak pengalaman dalam merancang sejumlah bandara di London, Hong Kong, Beijing, Amman, dan Kuwait. Firma ini juga telah merancang pembangunan terminal tambahan untuk Marseille Provence Airport tahun depan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau