Flatiron, Gedung Unik Berbentuk Segitiga

Kompas.com - 23/10/2018, 21:00 WIB
Flatiron Building Rob YoungFlatiron Building

KOMPAS.com - Meski tidak pernah memegang gelar sebagai pencakar langit tertinggi, namun gedung Flatiron telah menjadi salah satu atraksi menarik di New York.

Selesai dibangun pada 1902, gedung rancangan arsitek Daniel Burnham ini kini dikenal dengan desainnya yang menyerupai segitiga.

Salah satu sisinya seakan menjadi penanda percabangan jalan di 5th Avenue. Sisi yang menghadap percabangan inilah yang menjadi daya tarik dari Flatiron.

salah satu sudut FlatironM.P. Tillema salah satu sudut Flatiron
Lahan segitiga ini awalnya dimiliki oleh salah satu pengusaha, Henry S. Black.

Black merupakan pemilik perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, khususnya dalam pembangunan gedung pencakar langit dan konstruksi baja, Fuller Company.

Lahan ini kemudian dikembangkan untuk menjadi salah satu kantor pusat Fuller Company.

Untuk itu, dia lalu menyewa arsitek Daniel Burnham untuk merancang gedungnya.

Hingga akhir abad ke-19, sebagian besar bangunan memanfaatkan dinding batu dan rangka besi.

Tetapi, material ini hanya mampu menopang beban hingga 10 lantai saja.

Lalu Flatiron hadir dengan kosep baru. Bangunan ini mampu melambung dengan total lantai sebanyak 22, di ketinggian 87 meter.

Konstruksi gedung ini ditahan dengan kerangka dari balok baja pada struktur dasarnya.

Uniknya, salah satu sisi Flatiron dibangun dengan panjang hanya 1,98 meter. Meski terlihat sempit, namun sisi ini menawarkan pemandangan memukau ke pusat kota.

Gedung ini dirancang dengan gaya Beau-Arts, lengkap dengan ornamen dari batu kapur. Selain itu, Burnham juga melengkapi bangunan rancangannya dengan dekorasi ala Eropa.

Hal ini membuat gedung Flatiron terlihat berbeda dibanding dengan bangunan lain di sekitarnya.

Salah satu sudut di Flatiron Buildingnautical2k Salah satu sudut di Flatiron Building
Selama masa konstruksi, banyak warga New York yang tidak percaya, bangunan ini akan tahan terhadap terpaan angin kencang. Namun Burnheim berhasil mematahkan anggapan tersebut.

Meski memiliki bentuk dan kosep yang tak lazim, tetapi gedung ini dirancang agar tahan terhadap terpaan angin hingga empat kali lipat.

Sampai lebih dari 100 tahun, Flatiron telah menjadi salah satu ikon New York sekaligus atraksi bagi turis yang mengunjungi tempat ini.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X