JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar memastikan, proyek Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2 akan dimulai pekerjaan konstruksinya pada akhir tahun ini.
Kelak, proyek sepanjang 7,8 kilometer tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2024 dan dapat beroperasi awal 2025.
"Kesepakatan dengan Jepang sudah final," kata William di Jakarta, Rabu (10/10/2018).
Untuk Fase 1 yang melayani rute Lebak Bulus-Bundaran HI sepanjang 16 kilometer ditargetkan dapat diisi 173.000 penumpang per hari.
Baca juga: Trase MRT Jakarta Diusulkan Sampai Bandara Soekarno-Hatta
Sementara, saat Fase 2 beroperasi, jumlah penumpang yang akan menggunakan transportasi publik berbasis rel akan semakin banyak.
"Jumlah penumpang yang akan dibawa itu mencapai 430.000 penumpang," sebut William.
Untuk dapat memastikan hal tersebut, PT MRT Jakarta akan menambah jumlah kereta yang digunakan.
Saat ini, MRT Jakarta telah memiliki 16 set kereta yang akan digunakan ketika Fase 1 beroperasi pada tahun depan.
Namun, dari jumlah tersebut hanya 14 set yang akan beroperasi sehari-hari dan dua set lainnya menjadi cadangan.
Dengan dibangunnya Fase 2, PT MRT Jakarta berencana menambah 15 set kereta baru.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.