Kompas.com - 08/10/2018, 12:14 WIB
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEADirektur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Khalawi Abdul Hamid.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang rumahnya rusak akibat gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Mengenai lokasinya, Kementerian PUPR saat ini sedang membahasnya bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) serta pemerintah daerah setempat, dan akan ditentukan dalam waktu dekat.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, huntara itu nantinya dipindah ke lokasi lain dan tidak lagi di posisi sekarang yang mengalami kerusakan parah.

Baca juga: Huntara Dibangun untuk Korban Gempa dan Tsunami

Huntara dulu yang disiapkan. Kementerian ATR/ BPN dan pemda yang tentukan, yang jelas tidak di pusat bencana lagi,” kata Khalawi kepada Kompas.com, Senin (8/10/2018).

Dia menambahkan, kemungkinan huntara akan berbentuk barak yang menyerupai rumah, tetapi dengan rancangan dan ukuran yang layak untuk ditempati.

Menurut Khalawi, huntara merupakan solusi jangka pendek yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tempat tinggal para korban bencana tersebut.

“Ini untuk mengatasi masyarakat yang kelamaan di tempat pengungsian. Huntara itu mungkin bentuknya barak, tapi yang lebih manusiawi daripada tenda,” ucapnya.

Senyampang menunggu penentuan lokasi dan pendirian huntara, pihaknya saat ini masih berkonsentrasi menangani para korban luka dan korban jiwa, serta membersihkan reruntuhan bangunan yang hancur akibat gempa dan diterjang tsunami.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.