Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tanggap Bencana di Sulawesi Tengah, IAI Desain Ulang Permukiman Warga

Kompas.com - 01/10/2018, 12:58 WIB
Erwin Hutapea

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com – Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) memiliki rencana untuk berpartisipasi dalam menangani pemulihan kerusakan bangunan akibat gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018).

Partisipasi itu berupa penyusunan rencana tanggap bencana sebagai bentuk tanggung jawab moral IAI kepada para korban di sana.

“Dalam masa tanggap darurat ini, Satuan Tugas IAI berangkat mengerjakan asesmen cepat ke Palu, Donggala, dan sekitarnya. Mereka akan berkonsentrasi di tahap rekonstruksi dan rehabilitasi dengan mengerahkan sumber daya yang kami miliki,” ujar Ketua Umum IAI Ahmad Djuhara saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/10/2018) siang.

Dia mengatakan, pihaknya akan membantu mendesain ulang permukiman di sana yang mengalami kerusakan akibat bencana alam tersebut.

Desain permukiman itu akan menyangkut hunian warga, jalan, serta fasilitas umum dan sosial yang berhubungan dengan kesehatan, pendidikan, dan kegiatan ibadah.

“Membantu mendesain hunian yang terdiri dari rumah-rumah penduduk dan permukiman kampungnya. Kampung itu perlu didesain, misalnya jalan, ruang publik, ruang sosial, dan ruang pendukungnya,” jelas Djuhara.

Baca juga: Ahli Sarankan Jembatan Kuning di Palu Tak Usah Dibangun Lagi

Menurut dia, pembuatan desain itu merupakan kompetensi arsitek sekaligus kewajiban etik dan moral atas profesi mereka untuk membantu para pengungsi di lokasi bencana alam.

Namun, imbuhnya, usaha itu tentu saja akan dilakukan melalui koordinasi dengan instansi pemerintah, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sebelumnya, IAI juga terlibat dalam penanganan kerusakan bangunan pasca-bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, dan Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.  

Di Pidie Jaya, ucap Djuhara, IAI melalui IAI Provinsi Aceh membantu mendesain 50 meunasah atau bangunan umum di desa yang berfungsi sebagai tempat bagi warga untuk melaksanakan berbagai kegiatan bersama.

Begitu pula dalam penanganan gempa di Lombok beberapa waktu lalu. Djuhara mengatakan, IAI terlibat dalam asesmen awal sejak gempa pertama sampai sekarang masuk tahap rekonstruksi dan rehabilitasi untuk membangun kembali permukiman yang rusak.

Seluruh proses itu juga dilalui dengan koordinasi bersama BNPB dan Kementerian PUPR.

Baca juga: Wajib Baca: Penanganan Gempa di Palu dan Fadli Zon Kritik Proyek Tol

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ingin Layanan BPN Meningkat, AHY Tekankan Dua Faktor Penting

Ingin Layanan BPN Meningkat, AHY Tekankan Dua Faktor Penting

Berita
Permudah Akses Warga Ciputat, Progress Group Bangun Jalan Penghubung

Permudah Akses Warga Ciputat, Progress Group Bangun Jalan Penghubung

Berita
6,6 Juta Kendaraan Lintasi Tiga Ruas Tol Astra Infra Selama Mudik Lebaran

6,6 Juta Kendaraan Lintasi Tiga Ruas Tol Astra Infra Selama Mudik Lebaran

Berita
[POPULER PROPERTI] 5 Tahun ke Depan, 'Crazy Rich' Indonesia Lampaui Dunia

[POPULER PROPERTI] 5 Tahun ke Depan, "Crazy Rich" Indonesia Lampaui Dunia

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Demak: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Demak: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klaten: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Klaten: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Wonosobo: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Wonosobo: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Boyolali: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Boyolali: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Identifikasi 100 Properti, OYO Fokus Layani Akomodasi Pemerintah

Identifikasi 100 Properti, OYO Fokus Layani Akomodasi Pemerintah

Hotel
Permintaan Membeludak Pasca-Lebaran, KAI Siapkan Tambahan Relasi Ini

Permintaan Membeludak Pasca-Lebaran, KAI Siapkan Tambahan Relasi Ini

Berita
Lebaran 2024, 2,1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Trans-Sumatera

Lebaran 2024, 2,1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Trans-Sumatera

Berita
Meski Tahan Lama, Wastafel 'Stainless Steel' Punya Kekurangan

Meski Tahan Lama, Wastafel "Stainless Steel" Punya Kekurangan

Tips
Juli Ini, Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 Kelar

Juli Ini, Proyek Tol Bayung Lencir-Tempino Seksi 3 Kelar

Berita
Metland Catatkan Laba Bersih Rp 417,6 Miliar Sepanjang 2023

Metland Catatkan Laba Bersih Rp 417,6 Miliar Sepanjang 2023

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jepara: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Jepara: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com