Kompas.com - 26/09/2018, 20:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Rumah instan sederhana sehat (risha) merupakan penemuan sistem konstruksi bangunan yang diciptakan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Teknologi ini menjadi solusi alternatif untuk membuat rumah layak huni, aman, nyaman, dan harga terjangkau. Material yang menjadi bahan bangunan rumah ini cukup praktis dan relatif gampang dikerjakan.

Pada dasarnya, risha dibuat dengan struktur bangunan yang terdiri dari tiga jenis panel yang dibuat dari bahan beton bertulang yang merupakan campuran semen, pasir, dan kerikil.

Berikut ini penjelasan mengenai ketiga jenis panel itu:

Panel 1.KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEA Panel 1.

Panel 1. Tebalnya 2,5 sentimeter, lebar 30 sentimeter, dan tinggi 120 sentimeter. Panel ini dikelilingi bingkai berukuran 6 sentimeter x 10 sentimeter.

Panel 2. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEA Panel 2.

Panel 2. Berukuran tebal 2,5 sentimeter, lebar 20 sentimeter, dan tinggi 120 sentimeter. Panel ini juga dikelilingi bingkai berukuran 6 sentimeter x 10 sentimeter.

Panel 3.  Fungsi panel ini sebagai penyambung di bagian sudut berukuran tebal 2,5 sentimeter, lebar 30 sentimeter, dan tinggi 30 sentimeter.

Sama dengan panel 1 dan 2, panel 3 pun dikelilingi bingkai berukuran 6 sentimeter x 10 sentimeter.

Kepala Seksi Balitbang Tata Bangunan dan Lingkungan Puslitbang Perumahan dan Permukiman, Balitbang, Kementerian PUPR Muhajirin mengatakan, risha merupakan rumah yang simpel dan bisa dikerjakan oleh siapa pun.

Hal itu karena cara mendirikan rumahnya dengan menyambung dan menyusun panel-panel sesuai ketentuan sehingga membentuk struktur bangunan rumah.

"Struktur bangunan risha terdiri dari panel 1, 2, dan 3. Panel 1 dan 2 digunakan untuk balok dan kolom, sedangkan panel 3 untuk di bagian sudut," ujar Muhajirin saat memberi penjelasan, di Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Panel 3. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEA Panel 3.
Dia menambahkan, ada tiga lubang yang terdapat di setiap panel itu. Masing-masing lubang itu untuk mur dan baut yang berfungsi menyambung antar-panel.

Sementara itu, sambungan dari panel ke kusen pintu dan jendela menggunakan batu bata merah dan batako.

Jikaa kita berencana membangun rumah tipe 36, ada 138 panel yang dibutuhkan. Jumlah sebanyak itu terdiri dari 78 panel 1, 30 panel 2, dan 30 panel 3.

Risha diciptakan dengan ukuran standar seluas 9 meter persegi, terdiri dari panjang 3 meter dan lebar 3 meter. Ukuran tersebut bisa diperluas dengan menambah panel sesuai kebutuhan pemilik rumah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Pengembang Real Estate Indonesia Dilatih Garap Proyek IKN

Kawasan Terpadu
Menilik Target Konstruksi 6 Ruas Tol Jogja-Bawen, Nyambung Penuh 2025

Menilik Target Konstruksi 6 Ruas Tol Jogja-Bawen, Nyambung Penuh 2025

Konstruksi
Telan Rp 2,9 Triliun, Ini Penampakan Pelabuhan Terbesar di Kalimantan

Telan Rp 2,9 Triliun, Ini Penampakan Pelabuhan Terbesar di Kalimantan

Berita
Sedang Dibangun di KEK Tanjung Lesung, Ketahui Jenis-jenis Pengaman Pantai

Sedang Dibangun di KEK Tanjung Lesung, Ketahui Jenis-jenis Pengaman Pantai

Berita
Soal Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung, Luhut: Perhatikan Juga Mangrove

Soal Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung, Luhut: Perhatikan Juga Mangrove

Berita
Pengusaha Filipina Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Nusantara Infrastructure

Pengusaha Filipina Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Nusantara Infrastructure

Berita
Raup Kontrak Rp 1,17 Triliun, PP Resmi Bangun Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Raup Kontrak Rp 1,17 Triliun, PP Resmi Bangun Proyek Pipa Gas Bumi Cirebon-Semarang

Berita
Mulai 10 Agustus, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Dibuka Fungsional Gratis

Mulai 10 Agustus, Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A Dibuka Fungsional Gratis

Berita
Resmi, Sertifikat 5 Juta Bidang Tanah Wakaf NU Diurus Kementerian ATR/BPN

Resmi, Sertifikat 5 Juta Bidang Tanah Wakaf NU Diurus Kementerian ATR/BPN

Berita
Layani Akses Air Minum KSPN Tanjung Lesung, Begini Progres SPAM

Layani Akses Air Minum KSPN Tanjung Lesung, Begini Progres SPAM

Berita
Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung Akan Dilengkapi Ruang Publik

Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung Akan Dilengkapi Ruang Publik

Berita
Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Berita
Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Jangan Cat Dinding Ruang Tamu dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Interior
Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Berita
One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

Hunian
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.