Ini yang Membuat Ibu Kota Ethiopia Mirip China

Kompas.com - 07/09/2018, 23:00 WIB
Petugas kereta di Addis Ababa, Ethiopia, sedang menjalankan tugasnya. Zacharias Abubeker/AFP/Getty ImagesPetugas kereta di Addis Ababa, Ethiopia, sedang menjalankan tugasnya.

KOMPAS.com - Selain pertumbuhan jumlah penduduknya, Ethiopia juga memiliki kemiripan lain dengan negeri panda tersebut. Pembangunan tempat ini sudah menyerupai kota-kota urban di China.

Sejumlah infrstruktur seperti jalan, jalur kereta, sistem transportasi, hingga gedung-gedung tinggi dibangun oleh perusahaan asal negeri Tirai Bambu tersebut.

Berada di ketinggian 2.355 meter di atas permukaan laut, Addis Ababa merupakan ibu kota negara tertinggi di dunia. Berdasarkan sensus tahun 2007, jumlah penduduk kota ini mencapai 2,7 juta jiwa.

Tidak seperti ibu kota Afrika lainnya, tempat ini tidak memililki infrastruktur khas Eropa. Hal ini karena Addis Ababa tidak direncanakan untuk menjadi sebuah kota.

Namun hal ini berubah ketika populasi kota ini membengkak pada pergantian abad ke-21. Pada saat yang sama, China juga sedang mengajukan kerja sama dengan negara-negara di Afrika.

Pada tahun 2000, negara terluas di Asia ini menyelenggarakan forum kerja sama China dan Afrika yang pertama.

Ian Taylor, ahli ekonomi politik Afrika dari University of St. Andrew mengtakan, Pemerintah Ethiopia melihat China sebagai model pembangunan dan menghendaki pembangunan infrastruktur dengan negara tersebut.

Dalam dua dekade, China melengkapi Addis dengan jalan lingkar seharga 86 juta dollar AS, persimpangan seharga 12,7 juta dollar, jalan raya 6 lajur pertama seharga 800 juta dollar AS, dan jalur kereta api Ethio-Djibouti senilai 4 miliar dollar AS.

China juga membangun sistem kereta bawah tanah pertama di kota ini. Jalur kereta ini melintasi pusat kota dan mampu membawa 30.000 penumpang per jam.

Addis Abbaba telah berubah cepat. Percepatan pembangunan di kota ini, menurut Taylor, mirip seperti yang pernah terjadi di kota-kota China pada awal abad ke-21.

Peta wilayah Ethiopia dan China.Ethiopianhome.com Peta wilayah Ethiopia dan China.
Berbagai bangunan pencakar langit telah menghiasi lanskap kota. Bahkan gedung tertinggi di Ethiopia juga dibuat oleh perusahaan konstruksi negari panda ini.

Bangunan setinggi 46 lantai tersebut akan rampung pada 2020 mendatang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X