Kompas.com - 05/08/2018, 13:41 WIB
Ilustrasi rumah ApartementtherapyIlustrasi rumah

JAKARTA KOMPAS.com - Penghasilan selalu menjadi pertimbangan bagi seseorang dalam menentukan apakah saat ini waktu yang tepat untuk mengambil cicilan kredit pemilikan rumah (KPR) atau belum.

Pascapelonggaran Loan to Value (LTV), sebenarnya masyarakat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk membeli hunian pertama mereka. Sebab, Bank Indonesia (BI) menyerahkan besaran LTV tersebut kepada perbankan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai contoh, bila bank bersedia memberikan LTV 100 persen, maka uang muka atau down payment (DP) menjadi 0 persen.

Namun, ada hal lain yang juga harus dipertimbangkan yaitu cicilan bulanan KPR. BI di dalam aturannya telah memutuskan, besaran cicilan maksimum 30 persen dari pendapatan yang diterima.

Dengan demikian, bila ingin membeli rumah seharga Rp 300 juta melalui bank konvensional dengan tenor 15 tahun dan DP 0 persen, maka cicilan per bulan sebesar Rp 2.920.739.

Sebagai catatan, tingkat suku bunga yang diterapkan fixed selama setahun sebesar 8 persen. Bila mengacu aturan BI, maka pendapatan yang harus dimiliki yaitu minimal Rp 8,7 juta.

Berikut beberapa simulasi yang dilakukan Kompas.com:

Harga rumah Rp 300 juta:

1. Tenor 15 tahun DP 0 persen:
- Cicilan: Rp 2.920.739
- Gaji minimal: Rp 8,76 juta

2. Tenor 15 tahun DP 1 persen:
- Cicilan: Rp 2.891.531
- Gaji minimal: Rp 8,67 juta

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.