Waskita Resmikan Contoh Unit Apartemen Barunya di Warung Jati - Kompas.com

Waskita Resmikan Contoh Unit Apartemen Barunya di Warung Jati

Kompas.com - 30/07/2018, 19:21 WIB
Tiga tipe unit percontohan yang dipamerkan tersebut adalah Essential Studio (26 meter persegi), Splendid 1 bedroom (38 meter persegi), serta Ultimate 2 bedroom (54,43 meter persegi). dok Waskita Tiga tipe unit percontohan yang dipamerkan tersebut adalah Essential Studio (26 meter persegi), Splendid 1 bedroom (38 meter persegi), serta Ultimate 2 bedroom (54,43 meter persegi).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita FIM Perkasa Realty, perusahaan kolaborasi antara PT Waskita Realty dan Graha Jasa Ekatama, meresmikan tiga show unit apartemen Solterra Place di Pejaten Office Park. Proyek kolaborasi Waskita Karya Realty dengan FIM Perkasa ini dibangun kawasan Warung Jati, Jakarta Selatan.

Tiga tipe unit percontohan yang dipamerkan tersebut adalah Essential Studio (26 meter persegi), Splendid 1 bedroom (38 meter persegi), serta Ultimate 2 bedroom (54,43 meter persegi).

Firma desainer interior CND Architect mendesain ketiga unit itu dengan warna-warna lembut dan teduh (warm) seperti putih, coklat kekuningan dan sentuhan abu-abu yang banyak digunakan sebagai aksen utama interior.

Direktur Utama PT Waskita Fim Perkasa Realty, Ign Joko Herwanto, mengatakan Jakarta Selatan masih menjadi area hunian paling favorit karena menawarkan proporsi hunian ideal antara tempat tinggal, perkantoran dan area komersial. Proyek apartemen ini sendiri masuk dalam area segitiga emas Jakarta yang mencakup koridor Sudirman, Kuningan, dan TB Simatupang.

"Selain lingkungannya relatif lebih hijau dan banyak fasilitas publik, kawasan Pejaten juga dikelilingi komplek hunian mewah seperti Pondok Indah, Kemang dan Kebayoran Baru sehingga menjadi keunggulan tersendiri untuk berinvestasi apartemen di Jakarta Selatan," kata Joko, Senin (30/7/2018).

Proyek apartemen tersebut dibangun di lahan seluas 1,2 hektar. Joko menjelaskan, Waskita akan mengembangkan proyek ini menjadidua menara apartemen.

"Untuk tahap pertama proyek ini dipasarkan sejak akhir Februari lalu. Ada 521 unit dan kami tawarkan mulai Rp 800 jutaan," ujar Joko.

Joko menambahkan, rencana Bank Indonesia (BI) melonggarkan pengaturan Loan To Value (LTV) dan Financing To Value (FTV) untuk sektor properti pada 1 Agustus 2018 mendatang bisa dijadikan momentum untuk meraih kesempatan membeli hunian.

Pelonggaran pengaturan LTV akan memberi kebebasan perbankan untuk mengatur rasio LTV kredit properti dan pembiayaan properti fasilitas rumah pertama untuk semua tipe hunian.

"Ini kan bisa meningkatkan kesempatan masyarakat memenuhi kebutuhan rumah pertamanya melalui kredit, termasuk apartemen, terutama untuk anak-anak atau kaum profesional muda yang punya tingkat mobilitas tinggi di tengah makin padatnya Jakarta," ujarnya.


EditorLatief

Close Ads X