JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan proyek Jalan Tol Kunciran-Serpong mendapat kucuran investasi senilai Rp 3,3 triliun.
Dukungan suntikan dana itu diharapkan bisa memperlancar pembangunan tol tersebut sehingga selesai sesuai target.
"Kami percaya ini langkah baik bagi PT Marga Trans Nusantara agar menyelesaikan tol ini tepat waktu," ucap Presiden Direktur PT Astra Infra Toll Road Djap Tet Fa, Jumat (20/7/2018) di Jakarta.
Baca juga: Dapat Kredit Sindikasi, Tol Kunciran-Serpong Dikebut Pengerjaannya
PT Marga Trans Nusantara (MTN) merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Astra Infra Toll Road.
Keduanya berbagi kepemilikan dengan komposisi 60 persen Jasa Marga, dan Astra Infra sebesar 40 persen.
Adapun penandatanganan investasi senilai tersebut di atas dilakukan oleh Jasa Marga, Astra Infra, dan MTN bersama bank pemberi kredit, yaitu BNI, BRI, BCA, Bank Mandiri, dan Bank Riau Kepri, yang dilakukan pada Jumat sore tadi.
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan jalan tol akses Serpong - Kunciran sepanjang 11,20 km di Kawasan Jombang Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (02/02/2018). Jalan tol ini merupakan bagian dari jaringan Tol JORR 2 yang nantinya akan menghubungkan Bandara Soekarno Hatta hingga Bitung Tangerang dan diharapkan mampu memecahkan penumpukan serta kemacetan yang ada di tol dalam kota maupun tol JORR."Terima kasih kepada pihak yang support dan kepada kreditor yang membantu MTN," ujarnya.
Tet Fa menambahkan, pihaknya merasa senang mendapat kesempatan untuk ikut membangun proyek infrastruktur, khususnya jalan tol.
"Kami bahagia karena pemerintah memberi kesempatan untuk membangun infrastruktur jalan tol. Diharapkan tol itu bisa selesai tepat waktu," imbuhnya.
Adapun kredit Rp 3,3 triliun itu merupakan bagian dari investasi total Rp 4,7 triliun dengan tenor 15 tahun.
Rasio investasinya terdiri dari 30 persen ekuitas pemegang saham dan 70 persen dari kreditor.
Menurut rencana, Tol Kunciran-Serpong akan terbentang sepanjang 11,14 kilometer yang merupakan bagian dari Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2.
Pembangunannya saat ini mencapai 58 persen dan ditargetkan selesai pada Januari 2019.
Setelah konstruksi selesai, diharapkan ruas tol tersebut beroperasi pada Maret atau April 2019.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.