Bahan bangunan sudah menggunakan material beton bertulang, yang memungkinkan bangunan yang lebih ramping dan tanpa risiko tekuk.
Selain itu penggunaan relief yang yang rumit juga dihilangkan, dan diganti dengan permainan molding. Penonjolan pada dinding bangunan juga digunakan utnuk memperoleh efek bangunan yang sesuai dengan pergerakan matahari.
Bangunan Neogotik di Indonesia juga dibuat menyesuaikan iklim tropis, dengan menambahkan tali aiar yang tidak terdapat pada bangunan Gotik asli.
Ciri bangunan Gotik masih dipertahankan dengan penggunaan kaca patri pada jendela bangunan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.