Arsitektur Neogotik di Indonesia, Replikasi Gaya Gotik Eropa

Kompas.com - 16/07/2018, 12:53 WIB

Di Indonesia, arsitektur Neogotik dibawa oleh arsitek belanda generasi CPW Schoemaker serta H Maclaine Pont pada tahun 1920-an.

Arsitek tersebut banyak membangun berbagai bangunan yang kini jadi monumen di kota-kota besar seperti Batavia, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Disebut Neogotik, karena model ini menyeruapai arsitektur Gotik di Eropa. Pada arsitektur Gotik yang asli, langit-langit bangunan dibuat dari batu alam dan merupakan kesatuan konstruksi sebagai penyangga atap.

Dengan banyaknya keterbatasan, bangunan Neogotik di Hindia pada waktu itu cenderung dibuat lebih simpel dan efisien.

Secara garis besar hanya bentuk dasar bangunan saja yang diambil. Penggunaan menara, meski tidak semuanya fungsional tetap dipertahankan.

Bahan bangunan sudah menggunakan material beton bertulang, yang memungkinkan bangunan yang lebih ramping dan tanpa risiko tekuk.

Selain itu penggunaan relief yang yang rumit juga dihilangkan, dan diganti dengan permainan molding. Penonjolan pada dinding bangunan juga digunakan utnuk memperoleh efek bangunan yang sesuai dengan pergerakan matahari.

Bangunan Neogotik di Indonesia juga dibuat menyesuaikan iklim tropis, dengan menambahkan tali aiar yang tidak terdapat pada bangunan Gotik asli.

Ciri bangunan Gotik masih dipertahankan dengan penggunaan kaca patri pada jendela bangunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.