Kompas.com - 11/07/2018, 22:00 WIB
Jaringan ritel makanan kelas atas, yang dikenal akan produk daging dan makanan siap saji ini, telah berada dalam tekanan akibat persaingan harga yang ketat di industri bahan makanan. Jaringan ritel makanan kelas atas, yang dikenal akan produk daging dan makanan siap saji ini, telah berada dalam tekanan akibat persaingan harga yang ketat di industri bahan makanan.

KOMPAS.com - Sebanyak 15 gerai Fresh Market yang tersebar di seluruh Amerika Serikat akan ditutup. Hingga saat ini, Fresh Market masih mengoperasikan 176 toko di 24 negara bagian di Negeri Paman Sam itu.

Jaringan ritel makanan kelas atas, yang dikenal akan produk daging dan makanan siap saji ini, telah berada dalam tekanan akibat persaingan harga yang ketat di industri bahan makanan.

Melansir Fortune, selama dua hingga empat minggu ke depan, toko-toko Fresh Market dari sembilan wilayah di Georgia, Illinois, Indiana, Kentucky, North Carolina, New Hampshire, Tennessee, Virginia, dan Wisconsin akan gulung tikar.

Kelima belas toko tersebut, menurut Fresh Market, akan ditutup setelah analisis pertumbuhan jangka panjang.

“Selama delapan bulan terakhir, perusahaan kami telah melaksanakan rencana turn around, dan kami melihat melihat perubahan yang besar,” ujar CEO Fresh Market, Larry Appel.

Appel menambahkan, untuk berbagai alasan kemajuan itu tidak merata di setiap lokasi ritel. Sebagai hasilnya, Fresh Market memutuskan untuk menutup toko-toko yang memiliki performa paling buruk.

Bahkan Whole Foods, yang merupakan saingan berat Fresh Market telah memangkas harga sejak diakuisisi oleh Amazon.

Pada tahun 2016, perusahaan ini telah mengumumkan penjualannya ke perusahaan private equity, Apollo Global Management senilai 1,36 miliar dollar AS.

Dalam pernyataan resminya, Fresh Market mengatakan bahwa mereka akan merelokasi karyawan yang terdampak penutupan ke tempat lain.

“Ke depan, saya yakin langkah penutupan ini akan membuat Fresh Market berada di posisi yang lebih baik dan memungkinkan kami untuk terus memberikan makanan terbaik, produk unggulan, serta pengalaman belanja yang luar biasa,” papar Appel.

Appel menyatakan setelah ini tidak ada lagi penutupan toko yang direncakan dalam waktu dekat. Setelah penutupan, hanya akan tersisa 161 toko di seluruh penjuru Amerika Serikat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Fortune
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.