Pemerintah Bangun Jalan "Hot Mix" Menuju Obyek Wisata Unggulan NTT - Kompas.com

Pemerintah Bangun Jalan "Hot Mix" Menuju Obyek Wisata Unggulan NTT

Kompas.com - 10/07/2018, 23:45 WIB
Akses jalan menuju tempat wisata Danau Wekuri di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERE Akses jalan menuju tempat wisata Danau Wekuri di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

WAIKABUBAK, KOMPAS.com - Pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah X Kupang, NTT, membangun jalan hot mix menuju dua lokasi obyek wisata andalan di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Barat.

Di Sumba Barat Daya, jalan sepanjang 15 kilometer dibangun melintasi obyek Wisata Danau Wekuri di Kecamatan Kodi Utara.

Sebelumnya pada tahun 2012, 2013 dan 2016 lalu, pemerintah telah membangun secara bertahap  Jalan Ketewel-Waikelo sepanjang 23 kilometer.

Baca juga: Okupansi Hotel Berbintang di NTT Terus Meningkat

Dari total panjang jalan tersebutm 15,73 kilometer sudah ditangani dan siap beroperasi. Sementara sisanya sepanjang 7,27 kilometer belum ditangani.

Nilai kontrak untuk pembangunan jalan tersebut yakni Rp 72,2 miliar dngan kontraktor pelaksana PT Bumi Indah dan konsultan pengawas PT Parama Karya Mandiri.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.3 Waikelo-Batas Kabupaten Sumba Timur, Satker PJN I NTT Balai PJN X Kupang, Wilhelmus Sugu Djawa mengatakan, waktu pelaksanaan proyeknya, sesuai kalender yakni 270 hari.

"Tapi kami targetkan dalam tahun ini pasti sudah bisa selesai," ucap Wilhelmus kepada Kompas.com, Selasa (10/7/2018).

Selain Jalan Ketewel-Waikelo, infrastruktur serupa yang menghubungkan Waikelo-Keroso sepanjang 25,3 kilometer juga sudah ditangani.

Jalan menuju Hotel Nihiwatu, Kabupaten Sumba, Nusa Tenggara Timur.KOMPSigiranus Marutho Bere/Kompas.com Jalan menuju Hotel Nihiwatu, Kabupaten Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Sementara di Kabupaten Sumba Barat, pembangunan jalan menuju tempat penginapan terbaik di dunia, Hotel Nihiwatu, tengah dikerjakan. Panjang jalannya sejauh 5,6 kilometer.

Jalan tersebut terbagi dalam dua segmen yakni segmen 1 sepanjang 476 meter dan segmen 2 sepanjang 5,1 kilometer.

Jalan itu dikerjakan oleh PT Adisti Indah, dengan nilai kontrak Rp 23,8 miliar. Waktu pelaksanaannya 242 hari kalender.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi NTT Nikolaus Botha menambahkan, pembangunan jalan dengan menggunakan dana APBN itu sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung akses transportasi menuju obyek wisata unggulan yang ada di NTT, khususnya di Pulau Sumba.

Menurut Nikolaus, ada sejumlah kendala yang terjadi di lapangan, namun bisa diatasi dengan baik.

Nikolaus pun berharap, dukungan semua pihak terutama masyarakat di Sumba Barat Daya dan Sumba Barat, agar pelaksanaan proyek itu bisa berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami juga berharap, agar jalan itu bisa segera selesai, sehingga digunakan oleh masyarakat yang ingin berwisata ke Danau Wekuri dan Hotel Nihiwatu," tutupnya.



Close Ads X