Lantai tradisional ini diletakkan pada area pengunjung, sehingga mereka bisa merasakan atmosfir Korea. Selain itu, lantai tradisional ini juga memberi kesan luas, meski kafe berada separuh di bawah tanah.
Miniatur taman khas Korea, lengkap dengan batu, tanaman, dan tanah juga diletakkan di bawah bangku agar ruangan jauh dari kesan suram.
Miniatur taman di bawah kursi pengunjung, memberikan sentuhan suasana tradisional KoreaSelain lantai, unsur kayu pada Hanok juga digunakan untuk memperkuat kesan tradisional pada ruangan. Kursi pengunjung, dinding pada area bar, dan perabot terbuat dari bahan kayu untuk memberi kesan hangat pada ruangan.
Warna krem yang juga merupakan warna dari kertas tradisional Korea, digunakan untuk memberi kesan hangat pada langit-langit ruangan.
Meski terkesan kontras, namun perpaduan dari beberapa material yang berbeda, mampu menghasilkan gambaran baru yang menginspirasi setiap pengunjung yang datang.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.