Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Inspirasi Desain Rumah Mungil yang Bisa Anda Tiru

Kompas.com, 25 Juni 2018, 22:46 WIB
Rosiana Haryanti,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kebutuhan tempat tinggal yang semakin meningkat membuat beberapa orang secara kreatif membangun rumah mungil dengan harga terjangkau.

Desain tiga rumah ini dapat Anda jadikan inspirasi apabila kelak berniat membangun rumah mungil.

1. Rumah Tabung (OPod)

OPod merupakan rumah mungil yang diciptakan oleh arsitek James Law, dan digadang-gadang bakal menjadi solusi kekurangan lahan perumahan di Hongkong.

Rumah berdiameter 2,5 meter yang terbuat dari sisa pipa air ini didesain sedemikian rupa menyerupai rumah pada umumnya.

OPod House HongkongDokumentasi James Law Cybertecture OPod House Hongkong
Sang arsitek bahkan menempatkan beberapa barang seperti lemari, kulkas, meja kerja, komputer, dan sofa yang bisa diubah menjadi tempat tidur.

Rumah mini ini bahkan sudah dilengkapi dengan kamar mandi. James Law membagi ruangan menjadi dua, yaitu ruang tempat beraktivitas serta ruang kebersihan termasuk shower dan toilet.

Desain rumah yang melengkung mengikuti bentuk pipa air, membuat interior di dalam ruangan terlihat lebih luas.

Uniknya, meski rumah ini terbilang sangat kecil, sang arsitek juga melengkapi ruangannya dengan pendingin udara. Jadi penghuni di rumah ini bisa merasa nyaman, meski sebenarnya berada di dalam sebuah pipa.

Bentuknya yang kecil dan efisien, membuat OPod bisa diletakkan dimana saja, termasuk di galangan kapal, diantara dua bangunan, atau di bawah jembatan.

Law juga sudah membuat desain kompleks perumahan OPod yang bisa disewa untuk kebutuhan masyarakat Hongkong, terutama untuk generasi muda.

2.  Small Black Cabin

Firma arsitektur BIG, membuat rumah kabin yang efisien. Rumah ini masih dalam tahap purwarupa dan dinamai A45.

Black small cabindezeen Black small cabin
Dengan luas 17 meter persegi, rumah ini sudah dilengkapi dengan beberapa ruang fungsional seperti ruang tidur, kamar mandi, serta loteng.

Melansir Dezeen, rumah ini dibangun dari rangkaian dinding segitiga yang terbuat dari pinus berwarna gelap. Rangkaian papan dinding segitiga ini disusun ke atas sehingga membentuk piramida.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau