Bayar Tol Rp 9.450, Binjai-Helvetia Cuma 10 Menit - Kompas.com

Bayar Tol Rp 9.450, Binjai-Helvetia Cuma 10 Menit

Kompas.com - 14/06/2018, 21:26 WIB
Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi I Simpang Susun (SS) Tanjung Morawa-SS Parbarakan dibuka sebagai jalur fungsional mulai 11 Juni 2018. Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi I Simpang Susun (SS) Tanjung Morawa-SS Parbarakan dibuka sebagai jalur fungsional mulai 11 Juni 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com – Perjalanan melintasi jalan tol dari Binjai ke Medan kini bisa dilalui hanya dalam hitungan menit. Setidaknya itulah kesaksian yang diungkapkan oleh seorang pengguna jalan tol bersama keluarganya pada Kamis (14/6/2018) sore.

“Masuk dari Gerbang Tol (GT) Binjai pukul 15.32, keluar di GT Helvetia pukul 16.02. Cuma sekitar 10 menit,” ujar Ni Luh Kadek Pertiwi kepada Kompas.com.

Dia mengatakan, biaya perjalanan yang harus dibayar yaitu Rp 9.450 di GT Helvetia. Kondisi jalannya mulus dan sudah dilengkapi dengan rambu dan petunjuk jalan.

Di sepanjang jalan, ucapnya, terlihat hamparan perkebunan kelapa sawit dan sayuran. Namun, lampu penerangan jalan masih jarang ditemui di beberapa ruas jalan.

“Jadi kemungkinan kalau malam kayaknya bakal gelap banget,” kata Kadek.

Gerbang Tol (GT) Helvetia yang merupakan bagian dari ruas tol Binjai-Medan, saat dilintasi pada Kamis (14/6/2018).Ni Luh Made Pertiwi Gerbang Tol (GT) Helvetia yang merupakan bagian dari ruas tol Binjai-Medan, saat dilintasi pada Kamis (14/6/2018).
Sebelumnya diberitakan, setelah Binjai-Helvetia, ruas tol selanjutnya yaitu Helvetia-Marelan. Pengerjaan ruas tersebut diharapkan selesai tepat waktu.

Bila ruas Helvetia-Marelan sudah siap difungsikan, maka pengerjaan berikutnya yaitu ruas Marelan-Tanjungmulia sepanjang 4 kilometer.

Ini merupakan bagian dari pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (Persero).

Menurut pemimpin proyek, Hestu Budi Husodo, di sepanjang Tol Medan-Binjai, sejauh ini ruas yang sudah beroperasi yaitu ruas Binjai-Helvetia.

Namun, masih ada sebagian yang belum rampung, yakni ruas Helvetia-Tanjungmulia sepanjang 7 kilometer.

Sebelum dinyatakan layak untuk dilintasi, ruas tol ini harus ditinjau oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) untuk memastikan kondisinya layak fungsi dan layak operasional.

"Terus kami kebut pembangunan ruas-ruas itu, targetnya sebelum Lebaran-lah," tutur Hestu, seperti diberitakan Kompas.com, Jumat (1/6/2018). 


Close Ads X