Kapolres Brebes: Tak Benar Arus Kendaraan Mandek di Brexit - Kompas.com

Kapolres Brebes: Tak Benar Arus Kendaraan Mandek di Brexit

Kompas.com - 14/06/2018, 11:35 WIB
Kondisi Brexit pada Rabu malam (13/6/2018). Antrean kendaraan mencapai 4 kilometer.Kompas.com / Hilda B Alexander Kondisi Brexit pada Rabu malam (13/6/2018). Antrean kendaraan mencapai 4 kilometer.

BREBES, KOMPAS.com - Kapolres Brebes AKBP Sugiarto menampik kabar tentang tersendatnya arus lalu lintas pada Rabu (13/6/2018) malam sehingga menimbulkan kemacetan panjang puluhan kilometer dari pintu Tol Cikopo-Palimanan (Cipali)-Brebes Timur ( Brexit).

"Tidak ada itu. Ramai dan padat iya, tapi masih lancar mengalir. Kami melakukan rekayasa lalu lintas contra flow  sejak pukul 19.00 WIB," ujar Sugiarto kepada Tim Merapah Trans Jawa Kompas.com.

Baca juga: Tol Fungsional untuk Arus Balik Dibuka H+3 Lebaran

Kabar mengularnya kendaraan di Jalan Tol Cipali yang berimbas ke Brexit viral di media sosial baik Twitter maupun Facebook dan Whatsapp.

Peenumpukan keendaraan pemudik di Brexit, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (13/6/2018). Penumpukan kendaraan terjadi akibat antrean panjang di beberapa pintu tol di ruas tol Pejagan-Pemalang.STR Peenumpukan keendaraan pemudik di Brexit, Brebes, Jawa Tengah, Rabu (13/6/2018). Penumpukan kendaraan terjadi akibat antrean panjang di beberapa pintu tol di ruas tol Pejagan-Pemalang.
Koordinasi, sinergi, dan komunikasi, kata Sugiarto, merupakan kunci lancarnya arus mudik pada tahun 2018 ini.

"Sebelum kami melakukan contra flow, sudah berkoordinasi dengan Polres Cirebon di barat, dan juga Polres Tegal di timur. Ini masalah kerja sama tim untuk melayani masyarakat dengan baik," tambah Sugiarto.

Sebelumnya diberitakan beberapa pintu tol di ruas Palimanan-Kanci, Pejagan-Pemalang dan Pemalang Batang ditutup lantaran penumpukan kendaraan.

Kendaraan dari arah timur tidak diperkenankan memasuki tol menuju barat.

Penutupan selama 30 menit itu dilakukan menyusul antrean sepanjang 4 kilometer dari arah barat jelang pintu Brexit. 

"Situasi dapat diatasi, terkendali. Cair dan normal kembali," kata Sugiarto.

Saksikan video reportase perjalanan mudik Tim Merapah Trans Jawa berikut ini:

Kompas Video Tim Merapah Trans-Jawa 3 Kompas.com menelusur hingga ruas terakhir Tol Trans-Jawa.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Close Ads X