Ciputra Incar Rp 200 Miliar dari Penjualan Apartemen Batam - Kompas.com

Ciputra Incar Rp 200 Miliar dari Penjualan Apartemen Batam

Kompas.com - 31/05/2018, 08:00 WIB
Apartemen yang berdiri bersebelahan dengan Kawasan pusat bisnin Mall City Walk ini, saat ini dalam tahap pembangunan Sub-Structure (Foundation). Ditargetkan Sub-Structure selesai akhir tahun, dilanjutkan tahap Upper-Structure, pembangunan empat lantai (retail podium), setelah itu pembangunan tower pertama.KOMPAS.COM/ HADI MAULANA Apartemen yang berdiri bersebelahan dengan Kawasan pusat bisnin Mall City Walk ini, saat ini dalam tahap pembangunan Sub-Structure (Foundation). Ditargetkan Sub-Structure selesai akhir tahun, dilanjutkan tahap Upper-Structure, pembangunan empat lantai (retail podium), setelah itu pembangunan tower pertama.

BATAM, KOMPAS.com - Dalam situasi ekonomi Batam, Kepulauan Riau, yang belum pulih 100 persen, Ciputra Group berani membangun apartemen Citra Plaza Nagoya.

Apartemen yang berdiri bersebelahan dengan kawasan pusat bisnis Mall City Walk tersebut, saat ini dalam tahap pembangunan fondasi.

Selepas itu dilanjutkan dengan sub-struktur hingga akhir 2018, dan kemudian struktur atas empat lantai atau podium ritel.

Baca juga: Ciputra Revitalisasi Nagoya Batam Senilai Rp 5 Triliun

 

Pembangunan apartemen menara pertama dari total sembilan menara akan dimulai setelah konstruksi podium ritel rampung.

"Serah terima dilakukan secara bertahap pertengahan 2021. Kami optimistis target marketing sales Citra Plaza Nagoya senilai Rp 200 miliar tercapai," kata Manager Marketing Citra Plaza Nagoya Andri Yuliawan kepada Kompas.com, Rabu (30/5/2018).

Andri mengaku hingga pertengahan Mei, penjualan sudah mencapai 80 persen dari total 708 unit yang dipasarkan.

"Kami berharap Juli 2018 hingga Agustus 2018 dapat dirilis menara kedua," sambung Andri.

Citra Plaza Nagoya merupakan proyek multifungsi di atas lahan seluas 6,3 hektar. Selain apartemen, terdapat pusat belanja, hotel, dan pusat olahraga.

"kami juga melakukan revitalisasi pusat perbelanjaan eksisting," tambah Andri.


Komentar
Close Ads X