Kompas.com - 22/05/2018, 22:17 WIB
Jalan Raya Kaliwungu-Boja yang menghubungkan Kendal-Ungaran dan Semarang, saat ini sedang dibangun. Kompas.Com/Slamet PriyatinJalan Raya Kaliwungu-Boja yang menghubungkan Kendal-Ungaran dan Semarang, saat ini sedang dibangun.

KENDAL, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kendal mengusulkan jalan alternatif Kaliwungu-Boja yang menghubungkan Kabupaten Kendal, Semarang dan Ungaran, dikelola Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kendal Sugiono usulan tersebut sudah disampaikan ke Pemprov Jateng, namun keputusannya menunggu tahun 2021 mendatang.

 

“Usulan saya sampaikan waktu musyawarah pembangunaan wilayah Jawa Tengah (Musrenbangwil ) di Pendopo Kabupaten Kendal,” kata Sugiono kepada Kompas.com, Selasa (22/5/2018).

Baca juga: Dinas PUPR Kendal Jamin Jalan Alternatif Bisa Dilintasi Pemudik

Dia menuturkan, beberapa titik jalan alternatif Kaliwungu-Boja dalam kondisi rusak. Kerusakan paling parah berada di daerah Protomulyo.

Kerusakan tersebut disebabkan karena sering dilewati truk dump pembawa tanah galian C, yang digunakan untuk pembangunan jalan tol dan menguruk tambak kawasan industri kecil.

“Jalan itu hanya sepanjang 800 meter, sudah dicor. Anggaran pengecoran dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Kawasan Industri Kendal (KIK), dan pengusaha tambang,” ungkap Sugiono.

Selain pengecoran, BUMN tersebut juga mengerjakan penambalan jalan yang berlubang di daerah Magelung dan Darupono. Anggarannya berasal dari corporate social responsibility (CSR) Waskita, KIK, dan penambang.

“Kami tidak mempunyai anggaran untuk perbaikan itu,” kata Sugiono.

Sebenarnya, sambung dia, Dinas PUPR telah mengajukan anggaran perbaikan jalan alternatif Kaliwungu-Boja ke Pemerintah Kabupaten Kendal, Provinsi dan pusat.

Namun hingga kini belum disetujui. Padahal fungsi jalan tersebut, sama dengan Jalan Weleri-Sukorejo, yang menghubungkan Kabupaten Temanggung.

“Kalau Jalan Weleri-Sukorejo, sudah menjadi tanggungan negara,” pungkasnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.