Kompas.com - 20/05/2018, 17:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengindikasikan adanya delapan titik rawan kemacetan di Tol Trans Jawa yang harus diwaspadai masyarakat saat mudik Lebaran 2018 mendatang.

Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto mengatakan, Kementerian PUPR telah berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri dan Kementerian Perhubungan untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi.

Baca juga: Resmi, Tarif Tol Jakarta-Surabaya Rp 351.500

"Dalam kaitannya antara jalan tol dengan jalan nasional, kami minta kerja sama dengan Korlantas dimana lokasi yang terjadi kemacetan akan berdampak di jalan tol," kata Arie di Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Adapun kedelapan titik tersebut yakni Tol Merak-Cikupa terutama ruas Serang Timur menuju Merak, dan Tol Jakarta-Cikampek mulai dari Simpang Susun (SS) Cikunir, lokasi pekerjaan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dan Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama.

Kemudian, GT Palimanan, GT Ciawi, Tol Pemalang-Batang exit Sewaka yang menuju jalur fungsional, dan Tol Batang-Semarang yang dibuka fungsional hingga Krapyak, terus sambung ke Tol Semarang ABC.

Berikutnya, Tol Semarang-Solo terutama SS Bawen/Salatiga yang menuju jalur fungsional. Terakhir, akses masuk tempat istirahat dan parking bay.

"Tempat-tempat ini akan dijaga aparat kepolisian," ungkap Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna.

Pada tahun ini, pemerintah berencana membuka jalur tol Trans Jawa secara fungsional atau gratis sepanjang 237 kilometer. Untuk ruas yang beroperasi atau berbayar sepanjang 524 kilometer.

Bagi para pemudik yang hendak melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya, maka paling tidak harus menyiapkan saldo sebesar Rp 351.500 di dalam uang elektronik.

Pasalnya, sistem pembayaran yang berlaku saat ini sudah 100 persen transaksi elektronik.

Adapun untuk mengantisipasi kemacetan di gerbang tol, pemerintah menyiapkan 120 mobile reader yang akan membantu transaksi pembayaran tersebut.

Akbar Bhayu Tamtomo PANSELA

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.