Sejarah Istana Kensington, Hunian Pangeran Harry-Meghan Markle - Kompas.com

Sejarah Istana Kensington, Hunian Pangeran Harry-Meghan Markle

Kompas.com - 19/05/2018, 22:00 WIB
Taman di Istana Kensington, London, InggrisShutterstock Taman di Istana Kensington, London, Inggris

KOMPAS.com – Anggota keluarga Kerajaan Inggris yang menikah bertambah lagi. Hari ini, Sabtu (19/5/2018), Pangeran Harry menikahi mantan aktris asal Amerika Serikat, Meghan Markle.

Setelah menikah, Harry dan Markle akan pindah ke Apartemen 1 di Istana Kensington. Istana ini merupakan hunian yang luas dan bersebelahan dengan tempat tinggal Pangeran William dan Kate Middleton saat ini bersama ketiga anak mereka.

Harry pernah beberapa tahun tinggal di Istana Kensington dan dia kembali lagi ke sana pada tahun 2012.

Sebelumnya, dia tinggal di sebelah hunian William dan Kate (Duke and Duchess of Cambridge) di sebuah apartemen kecil yang dijuluki "the royal bedsit" karena fasilitasnya yang tidak memadai.

Ketika William dan Kate pindah ke Apartemen 1A pada tahun 2013, kemudian Harry menempati rumah yang mereka tinggali, yang disebut Nottingham Cottage.

Meghan Markle menyematkan cincin pernikahan ke jari manis Pangeran Harry dalam prosesi pemberkatan nikah di Kapel St.George, Windsor, Inggris, Sabtu (19/5/2018).    REPRO BIDIK LAYAR vi YOUTUBE/THE ROYAL FAMILY Meghan Markle menyematkan cincin pernikahan ke jari manis Pangeran Harry dalam prosesi pemberkatan nikah di Kapel St.George, Windsor, Inggris, Sabtu (19/5/2018).
Sementara itu, Meghan Markle pindah dari rumah sewaannya di Toronto, Kanada, ke Istana Kensington untuk tinggal bersama Harry. Selama masa pacaran, Markle sering mengunjungi istana itu.

Seperti halnya di Nottingham Cottage yang merupakan salah satu hunian terkecil di Istana Kensington yang terdiri dari dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kamar mandi, Harry dan Markle akan memperluas ukuran tempat tinggal baru mereka yang memiliki 21 kamar setelah pindah ke sana.

Di situ, mereka akan tinggal berdampingan dengan William dan Kate.

Selain mereka, ada enam apartemen lain yang ditempati oleh para anggota keluarga besar kerajaan. Ada pula yang dikabarkan pindah baru-baru ini.

“Meninggalkan jejak”

Keluarga kerajaan telah memiliki Istana Kensington sejak 1689. Jarang terjadi anggota kerajaan yang pernah tinggal di sana tidak “meninggalkan jejaknya” di kompleks bangunan dan lahan.

Pangeran Charles (kiri), Ratu Elizabeth II (kedua kiri), Sekjen Persemakmuran Patricia Scotland (kedua kanan) dan Perdana Menteri Inggris Theresa May (kanan) hadir pada acara pertemuan Kepala Pemerintahan Persemakmuran (CHOGM), di Istana Buckingham di London, Inggris, Kamis (219/4/2018). (AFP/Victoria Jones) Pangeran Charles (kiri), Ratu Elizabeth II (kedua kiri), Sekjen Persemakmuran Patricia Scotland (kedua kanan) dan Perdana Menteri Inggris Theresa May (kanan) hadir pada acara pertemuan Kepala Pemerintahan Persemakmuran (CHOGM), di Istana Buckingham di London, Inggris, Kamis (219/4/2018). (AFP/Victoria Jones)
Maksudnya, biasanya ada renovasi yang dilakukan sesuai selera masing-masing.

Sama halnya dengan William dan Kate yang pindah ke Istana pada 2013.

Apartemen 1A , rumah berlantai empat yang mereka tempati, sebelumnya dihuni oleh Putri Margaret.

Lalu William dan Kate merenovasinya pada tahun 2011 dengan biaya yang dilaporkan lebih dari Rp 85,7 miliar.

Mereka membuat tata ruang kontemporer yang terbuka dan mengurangi jumlah kamar dari 30 menjadi 22.

Jumlah itu sudah termasuk dua kamar perawatan, tiga dapur, dan kantor untuk beberapa kegiatan amal Putri Diana.

Kemudian, rencana pembuatan basement dua lantai seluas 1.486 meter persegi di dasar Istana Kensington yang akan menjadi kantor dan rumah bagi 100 staf Istana sudah diajukan ke dewan Istana Kensington dan Chelsea pada Maret lalu.

Pangeran Harry dan tunangannya, Meghan Markle saat diabadikan di Istana Kensington, London, Senin (27/11/2017).Daniel LEAL-OLIVAS / AFP Pangeran Harry dan tunangannya, Meghan Markle saat diabadikan di Istana Kensington, London, Senin (27/11/2017).
Bicara soal renovasi, bisa dibilang Putri Diana memiliki hubungan paling dekat dengan Istana Kensington. Dia tinggal di sana mulai dari pernikahannya dengan Pangeran Charles pada 1981 sampai kematiannya pada 1997.

Selama itu, mereka menggabungkan Apartemen 8 dan 9 yang dibangun oleh Raja George I untuk kekasihnya.

Masa kecil Pangeran William dan Harry dilewatkan di sana. Sejak penggabungan itu, kedua apartemen tersebut dibagi lagi menjadi dua, yaitu sebagai kantor dan rumah untuk kegiatan amal dan para staf.

Dapur keluarga Putri Margaret

Putri Margaret juga melakukan renovasi bernilai sekitar Rp 1,6 miliar saat itu atau saat ini lebih dari Rp 28,5 miliar.

Renovasi itu dilakukan di Apartemen 1A yang ditempati bersama suaminya, fotografer Lord Snowdon, pada tahun 1960.

Putri DianaIrish Times Putri Diana
Meski sejumlah renovasi yang berbiaya besar itu berasal dari uang publik, tetapi Ratu masih menambahnya lagi senilai Rp 381 juta sesuai kurs saat itu atau sekitar Rp 6,6 miliar menurut kurs saat ini. Uang itu sebagian besar digunakan untuk membeli perlengkapan.

Salah satu perubahan paling besar yang dilakukan Margaret yaitu pemasangan formika putih dan kayu jati di dapur keluarga, dilengkapi dengan peralatan canggih lainnya pada zaman itu, termasuk alat pembuangan limbah dan lemari es besar.

Pasangan Margaret dan Snowdon juga memanjakan diri mereka dengan mengundang jasa penari balet, seperti Rudolf Nureyev dan Margot Fonteyn; penata rambut selebritas Vidal Sassoon, Peter Sellers, dan Britt Ekland; serta perancang busana Mary Quant.

Perbaikan rumah oleh Sir Christopher Wren

Ketika William III naik takhta pada 1689, kediaman utamanya di London adalah Istana Whitehall yang kondisinya lembab karena berada di tepi sungai. Hal itu menjadi masalah bagi penderita asma kronis.

Pangeran William dan istrinya, Kate Middleton sambil menggendong anak ketiga mereka melambaikan tangan kepada warga yang berkumpul di luar RS St Mary, London, Senin (23/4/2018). AFP/ISABEL INFANTES Pangeran William dan istrinya, Kate Middleton sambil menggendong anak ketiga mereka melambaikan tangan kepada warga yang berkumpul di luar RS St Mary, London, Senin (23/4/2018).
William III dan istrinya, Mary, membeli rumah di perdesaan Kensington seharga Rp  381 jutaan saat itu atau sekitar Rp 87,6 miliar saat ini.

Mereka juga menyewa Sir Christopher Wren dan Nicholas Hawksmoor untuk meperbaiki dan memperluasnya dengan menambah empat paviliun, pintu masuk, halaman, dan dua galeri.

Taman musim dingin Ratu Anne

Selanjutnya, penerus mereka, yaitu Ratu Anne, memusatkan perhatiannya pada kebun. Dia menghabiskan biaya Rp 495 juta saat itu atau setara dengan Rp 101 miliar saat ini untuk melakukan perombakan total.

RatuElizabeth bersama empat anjing kesayangannya. Salah satunya adalah Willow (yang dilingkari)Daily Mail RatuElizabeth bersama empat anjing kesayangannya. Salah satunya adalah Willow (yang dilingkari)
Dia membangun paviliun taman Orangery pada tahun 1704 untuk melindungi tanaman eksotis dan pohon citrus kesayangannya selama musim dingin.

Setelah itu, pada abad ke-19, Istana Kensington menjadi rusak dan kurang disukai. Lalu dibuatlah hunian untuk sebagian kecil anggota kerajaan yang saat itu dianggap remeh oleh Duke of Windsor. Saat itu juga dibuat bangunan pertama untuk Museum London.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X