Berpenghasilan Besar, Belum Tentu Bisa Punya Rumah Sendiri di Jakarta - Kompas.com

Berpenghasilan Besar, Belum Tentu Bisa Punya Rumah Sendiri di Jakarta

Kompas.com - 16/05/2018, 14:27 WIB
Ilustrasi rumah.www.apartmenttherapy.com Ilustrasi rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Terbatasnya lahan yang ada, membuat harga rumah atau apartemen di Jakarta tinggi. Akibatnya, muncul anggapan bahwa hanya orang-orang berduitlah yang bisa membeli rumah di Jakarta.

Kenyataannya, tidak semua orang berduit juga bisa memiliki hunian di Jakarta. Banyak dari mereka, yang mengaku tinggal di rumah sendiri, tapi ternyata rumah itu adalah warisan orang tua.

Gaya hidup konsumtif serta adanya prioritas kebutuhan lain, menyebabkan memiliki rumah di Jakarta dirasa sulit.

Baca juga: 44,66 Persen Penduduk Jakarta Tinggal di Rumah Warisan

"Jadi kurang tepat jika berpikir hanya mereka dengan penghasilan kecil yang kesulitan menyediakan dana untuk pembayaran DP," kata Country General Manager Rumah123 Ignatius Untung dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (16/5/2018).

Berdasarkan hasil Sentiment Survei Semester I-2018 yang dilakukan Rumah123, 43,62 persen responden berpenghasilan lebih dari Rp 10 juta merasa kesulitan untuk membayar uang muka atau down payment (DP).

23,46 persen lainnya menyatakan bahwa penghasilannya tidak mencukupi untuk membayar kewajiban bulanan.

Kemudian, 19,34 persen mengaku memiliki terlalu banyak hutang, baik itu berupa cicilan kartu kredit, kredit tanpa agunan, hingga kredit kendaraan bermotor.

Sementara itu, 13,58 persen sisanya merasa masih belum merasa aman atau stabil dengan status pekerjaannya saat ini.


Komentar
Close Ads X